Bab 766
“Hentikan!” teriak Ellia dengan keras.
Satu kesalahan menyebabkan kesalahan lainnya. Obsesi cintanya di masa lalu pada akhirnya membuat keluarganya menjadi seperti ini.
Kakak tidak seperti kakak dan adik tidak seperti adik.
Harvey menepati apa yang dia katakan. Dia benar–benar mematahkan kedua tangan dan kaki Lanny, membuatnya menjadi cacat total.
Ellia tetap berada di samping Lanny seolah untuk menggantikan kehilangan kasih sayang ibu.
Dia memandikan, menyisir rambut, dan menyuapi Lanny dengan sabar setiap hari.
Lanny mendapatkan semua kasih sayang ibu yang dia rindukan saat dia masih kecil. Sebenarnya, Lanny tidak berharap tinggi pada masa depannya.
Baginya, tidak ada perbedaan antara hidup dan mati.
Selama dia hidup, selain kehangatan yang tak terduga dari Sean, dia sudah terbiasa dengan kekejaman
dan keburukan manusia.
nyaman karena tiba–tiba diperlakukan
membenci ibunya dan menyayangi kakaknya yang lembut.
sangat lembut.
Lanny tidak berbicara seperti boneka kayu yang tidak
a tertawa.
berbicara duluan kepada
dengan pertanyaan Lanny yang tiba–tiba bertanya,
sedang bicara dengan Ibu?”
makin tidak mengerti. “Kenapa kamu memperlakukanku
Bukannya kamu sangat membenciku?”
“Aku …
anaknya yang penuh rasa ingin tahu. Ini membuatnya makin
dunia ini yang bertanya kenapa Ibunya bersikap baik kepadanya?
saat tangan dan kakinya dipatahkan.
jawaban, yaitu anak ini pernah mengalami luka yang lebih dalam, sehingga sejak itu,
merengek. Setelah melihat laut yang sebenarnya, slapa yang akan merasa
memeluknya, lalu berkata sambil
“Cinta?”
semua salah Ibu. Seharusnya Ibu nggak
Read the hottest Antara Dendam dan Penyesalan by Jus Alpukat Bab 766 story of 2020.
The Antara Dendam dan Penyesalan by Jus Alpukat story is currently published to Bab 766 and has received very positive reviews from readers, most of whom have been / are reading this story highly appreciated! Even I'm really a fan of $ authorName, so I'm looking forward to Bab 766. Wait forever to have. @@ Please read Bab 766 Antara Dendam dan Penyesalan by Jus Alpukat by author Jus Alpukat here.