Bab 835

Sepanjang pagi Gio tidak kembali. Luna sering menanyakannya, namun Selena selalu mencari alasan untuk mengecohnya.

Setelah Gio pergi semalaman pun, Sandy selalu menutup–nutupi saat Selena bertanya.

Selena menjadi agak khawatir. Sekuat apa pun efek obatnya, tidak mungkin memerlukan waktu satu atau dua hari untuk kembali pulih, bukan?!

Keesokan paginya, Selena langsung menghadang Sandy saat hendak pergi.

“Sandy, sebenarnya Gio kenapa?”

Sikapnya jelas menunjukkan bahwa Selena tidak akan membiarkannya pergi tanpa penjelasan yang jelas.

Sandy menghela napas dan menjawab, “Kak Gio sakit.”

“Sakit?” kata Selena yang tidak pernah mengira Harvey akan sakit, padahal biasanya kesehatannya cukup bagus.

“Aku nggak menyembunyikannya darimu lagi deh. Efek obat malam itu terlalu kuat, dia takut hal itu akan berdampak pada kalian, jadi dia pindah kamar dan berendam di air es sepanjang malam. Kamu tahu kan perbedaan suhu yang besar antara pagi dan sore hari? Mandi dengan air dingin saja sudah cukup dingin, tapi dia masih menambahkan es, dan …

Selena kaget, “Dia tidak mencari wanita untuk meredakannya?” batinnya.

“Dan apa?”

“Dokter sudah memberitahu bahwa solusi terbaik adalah dengan mencari seorang wanita, tapi dia enggan dan memaksa dokter untuk memberinya dosis obat penenang yang berlebihan, ditambah lagi dengan kondisi yang kedinginan sepanjang malam, siapa yang bisa menahannya, toh tubuhnya juga bukan terbuat dari baja?”

mendengarnya, perasaan Selena menjadi campur aduk.

1/3

dla baik–baik saja?”

Kak Gio khawatir kalau kalian akan mencemaskannya dan akan tertular, jadi dia menyuruhku mengirimkan makanan

boleh menemuinya?” tanya Selena dengan pelan

Gio sudah sering mengingatkan supaya Nona nggak keluar, kurang

“Baiklah, terima kasih.”

Kak Gio sudah menyelamatkan nyawaku, dia sengaja memintaku untuk

pintu tertutup, Selena

jelas, ini adalah masalah Gio, dia dan Gio bukanlah sepasang kekasih, mana mungkin dia

hal yang wajar, sementara dia yang enggan mencari

tentu tidak saling

baik selama beberapa hari ini, serta dia

bagaimana keadaan

lesu. Dia yang biasanya bisa membaca buku sepanjang pagi, kini selama setengah jam saja belum selesai membaca selembar. “Ibu,”

menjawab, “Nggak lama lagi

2/3

+16 BONUS

pulang.”

tidak beres

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255