Bab 844
Wajahnya sangat cantik padahal tidak memakai riasan sedikit pun, tanpa foundation, tanpa kontur, tanpa lipstik atau pensil alis untuk
mempercantik diri.
Kulitnya putih dan halus seperti salju, bibirnya lembut tanpa pewarna
merah. Alisnya hitam alami, hidungnya mancung dan tajam, fitur
wajahnya alami dan dalam.
Meski saat ini Selena sedang menatapnya dengan dingin, Bella merasa kalau wanita ini sangat cantik.
Bella sudah melihat banyak wanita, tetapi dia belum pernah menemukan satu pun yang bisa disamakan dengan kecantikan alaminya.
Pantas saja seberapa keras pun usahanya untuk merayu, pria itu tetap tidak menghiraukannya.
S27
Setelah menikmati hidangan selezat ini, mana mungkin pria itu akan
tertarik pada hidangan liar lainnya?
Selena. “Wajah
yang datang
Kalau untuk uang, lepaskan anak itu dan
2 triliun rupiah. Ditambah dengan pembagian dividen saham perusahaan setiap tahun dan jumlah yang diberikan oleh Harvey sebelumnya, dia punya uang yang sangat
banyak di akunnya.
dia tidak berani menggunakan karena
1/3
baik ketahuan daripada putrinya mengalami bahaya.
kamu percaya diri banget. Berapa banyak uang
itu tidak tahu siapa dirinya. Dia juga tidak ingin jati dirinya terbongkar, jadi dia menikirkan angka
“20 miliar rupiah”
tidak sedikit bagi penculik.
aku nggak begitu tertarik dengan uang. Jangan salahkan aku, salahkanlah priamu yang membuatku
Apa itu pria yang ada di Afrika?
di Afrika dan kami sudah lama
60
bermuka polos sepertimu suka bermain -main juga. Maksudku itu pria yang ada di kapal ini.”
“Gio?”
berpakaian wanita ini, dia bisa menebak apa yang terjadi.
Ternyata dia menyembunyikan
Read the hottest Antara Dendam dan Penyesalan by Jus Alpukat Bab 844 story of 2020.
The Antara Dendam dan Penyesalan by Jus Alpukat story is currently published to Bab 844 and has received very positive reviews from readers, most of whom have been / are reading this story highly appreciated! Even I'm really a fan of $ authorName, so I'm looking forward to Bab 844. Wait forever to have. @@ Please read Bab 844 Antara Dendam dan Penyesalan by Jus Alpukat by author Jus Alpukat here.