Bab 903

Peter hanya menginginkan 7 juta dolar sedangkan Jayden dan Vivi meminjam 10 juta dari Alina.

Mereka memberikan 7 juta dolar kepada Peter dan menyisakan 3 juta dolar di dalam kartu bank mereka.

Vivi tampak gembira sekali: “Kalau kau tidak bilang, hampir saja aku lupa.”

“Peter sudah kabur, sekarang tidak ada lagi orang yang akan menyangkalnya. Tiga juta dolar itu akan masuk ke kantong kita.”

“Bagaimana kau ingin memfoyakan tiga juta ini?

Jayden langsung berkata: “Aku mau beli motor Harley.”

“Sisanya, simpan di kartuku saja, aku akan menikmatinya dengan menghamburkann”a secara perlahan – lahan!”

Vivi meliriknya dengan jijik: “Tiga juta, masing–masing dari kita mendapat 1.5 juta dolar.”

“Lihatlah dirimu yang tak berguna itu, satu setengah juta beli motor, mendingan beli mobil saja?”

“Aku akan membeli Porche biasa. Dengan mobil ini aku bisa masuk ke dalam pergaulan sosialita di kota

Carson.”

“Nantinya, kalau ada pemuda kaya yang jatuh cinta kepadaku, kau hanya tinggal menunggu waktu untuk bersenang–senang saja!”

Jayden tertawa: “Kak, 1.5 juta dolar hanya cukup untuk membeli Porsche biasa.”

– repot menyentuh mobil semacam ini.”

setelah itu aku akan mencari tante kedua

langsung membeli Ferrari saja. Dengan begitu aku bisa langsung masuk ke dalam pergaulan para pemuda kaya

meliriknya: “Bocah ini, ambisimu besar

akan transfer 1.5 juta ke dalam rekeningmu. Kau

mobilnya jadi besok

“Hahaha…”

orang yang ada di dalam ruangan itu

yang sama, Alina sedang duduk di dalam taksi. Dengan cemas

dengar Hiro,

beberapa saat sebelum

sepuluh juta itu, aku… aku khawatir kalau aku tidak bisa membayarmu dalam

uangnya

belum bisa ditarik.”

lihat, uang

Hiro pura

“Ma, sepuluh juta ini adalah dana dari lokasi

masih banyak, jadi tidak masalah

seperti yang kau tahu, perusahaan

memeriksa pembukuannya. Kalau sampai dia tahu 10 jutanya hilang,

aku… aku hanya khawatir kalau aku

Alina mendengar tentang hal ini, dia langsung menjadi panik: “Untuk apa dia

adalah manajer umum perusahaan ini. Seharusnya kau yang menangani masalah pembukuan ini. Apa

malah menunjukkan ekspresi tak berdaya di wajahnya: “Ma, memangnya aku

dia ingin memeriksa pembukuannya, apa… apa aku

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255