Perintah Kaisar Naga

90%

5 mutiara

Bab 1825 Terlalu mudah

Namun Dave menyadari bahwa setiap berhasil mematahkan satu pedang, kekuatan Pedang Nagal di tangannya semakin bertambah!

Ini mungkin merupakan bagian dari latihan untuk memperkuat Pedang Naga!

Memikirkan hal ini, Dave mengayunkan Pedang Naga di tangannya dengan lebih kuat lagi!

Dalam sekejap, semakin banyak pedang patah yang berserakan di tanah dan kening Dave juga. mulai mengucurkan keringat dingin!

Namun Dave menggertakkan giginya untuk bertahan, dia tahu ini adalah pelatihan untuk Pedang Naga di tangannya dan juga pelatihan untuk dirinya sendiri!

Saat Dave mematahkan pedang terakhir, dia terduduk di tanah dengan kelelahan!

Dan lelaki tua itu menatap Dave, raut wajahnya menunjukkan senyuman kecil!

“Kamu sudah berhasil melewati tahap ini, semoga kamu bisa mencapai tahap terakhir, dengan begitu juga dapat memenuhi keinginan kami selama berabad–abad..”

Lelaki tua itu berkata pada Dave.

Di saat Dave hendak bertanya siapa sebenarnya lelaki tua itu, lelaki tua itu tiba–tiba melemparkan pedang di tangannya kepada Dave dan sosoknya menghilang dalam sekejap.

itu mengarah ke arah Dave dan berhenti

oleh Pedang Naga, lalu pedang itu

pemandangan di depan Dave juga berubah, dia menyadari dia masih berdiri di tempat yang

melihat siapa pun di sekelilingnya, bahkan energi pedang yang ada di

sudah bisa menemukan pedang

tampak heran, lalu pada akhirnya berjalan terus

pedang iblis dengan semudah ini, maka ini terlalu

kemudian energi pedang yang menghilang kembali muncul dan kali ini energi pedangnya menjadi lebih ganast

ada di hadapan Dave bukanlah tumpakan pedang yang

1/3

11:44 Sat, 23 Sept

Bab 1825 Terlalu mudah

5 mutiara

di tanah dengan pola

tiga pedang di hadapannya, Dave tahu ini seharusnya merupakan

pedang maka di sekitar sini pasti ada boneka pedang!

aura pembunuh yang mendekat, diikuti dengan belasan boneka pedang yang berjalan

dia temui kali ini jelas lebih kuat daripada yang dia temui

sebelum meninggal, terlihat logo Klan Pendekar Pedang yang disulam

murid–murid senior di

dengan tinggi,

“Teknik Pedang Sembilan Bayangan…”

tiba–tiba melayang di udara

tidak berkesudahan berjatuhan dan menebas sebuah

besar melanda dan membuat boneka pedang lainnya juga

sama sekali tidak memiliki rasa takut, mereka segera bangkit berdiri dan menerjang ke

dan setiap

kemudian belasan boneka pedang itu berubah menjadi remah–remah

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255