Bab 2135 Terjebak

Saat ini Dave memegang Pedang Naga di tangannya dan menatap Anto dengan dingin : “Saya sudah bilang, walau seorang Maha Dewa veteran pun sudah pernah saya bunuh, kamu tidak lebih dari seorang Maha Dewa baru, bagaimana mungkin menjadi tandinganku!”

Dave tidak menunjukkan ekspresi kesombongan dan terlihat tenang, seperti sedang menyampaikan fakta!

Namun Anto sama sekali tidak percaya, dia tidak percaya seorang Maha Guru tingkat lima seperti Dave bisa membunuh Maha Dewa, ini sudah berada di luar pengetahuannya dan sama sekali mustahil!

Kecuali Dave sengaja menyembunyikan kekuatannya, tapi untuk menyembunyikan kekuatan Maha Dewa hingga menjadi Maha Guru juga tidak mungkin bisa dilakukan!

“Nak, kamu sangat sombong…”

Anto berkata lalu kedua tangannya meraih di ruang hampa dengan keras!

Seketika, kekuatan iman yang tidak terhitung jumlahnya muncul di langit dan bumi, banyak di antaranya yang berwarna ungu dan melayang ke depan Anto!

Saat ini, para pengikut yang sedang bersujud tidak jauh dari sana mulai ambruk satu per satu. energi dan kekuatan iman di tubuh mereka diserap oleh Anto seluruhnya!

terus ada pengikut yang mati, tapi orang lainnya yang bertahan tetap berlutut di tempat

Dave

mengernyitkan keningnya dan berteriak marah: “Kalian masih tidak mau cepat pergi dari sini, lantas masih

dewa di hati kalian, apa kalian tidak lihat

keras dan berharap para pengikut yang merupakan orang biasa itu segera pergi dari sini, kalau

pengikutku yang paling taat,

kekuatan iman di depannya dengan cepat membentuk pedang panjang

pengikutku ada di sini, maka kekuatanku tidak akan pernah habis,

ungunya dan langsung

terhancurkan bersinar dengan cahaya keemasan yang menyilaukan dan dia

dan anaknya bersembunyi di kejauhan, menyaksikan segala sesuatu di depan mereka dengan takjub, baik Dave maupun Anto memancarkan energi yang dapat membunuh mereka berdua

dengan pedang ungu di tangannya, seketika sebuah energi yang menakutkan langsung

seluruh Kuil Meditasi Hening, dan seluru Kuil Meditasi Hening mulai berguncang dan patung-patung

dua belas patung Buddha seolah-olah menjadi hidup saat ini, satu per satu

kamu benar-benar mengira saya akan melawanmu dengan keras

tertawa dan tubuhnya kembali

dan dua belas

dengan ekspresi penghinaan, bahkan jika ada lebih banyak

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255