Bab 2159 Mak

Dave juga merasa kalau Sekte Alkimia ini sedikit anch, Pil Peningkat yang mereka murnikan kebetulan dapat menekan serpihan jiwa, tidak mungkin ada hal yang begitu kebetulan!

Mungkin saja, serpihan jiwa ini ada hubungannya dengan Sekte Alkimia, Sekte Alkimia sengaja menggunakannya untuk mendapatkan sumber daya dari Sekte Energi Murnil

“Besok kita akan tahu setelah pergi ke Sekte Alkimia bersama, Saudara Dave sebaiknya beristirahat dulu!”

Yudi berkata lalu pergi dan kemudian keluar dari Sekte Energi Murni, tidak ada orang yang tahu ke mana dia pergi…

Bab 2159 Ini adalah aturan

Dave duduk bersila di dalam ruangan itu dan memurnikan kekuatan yang telah diserapnya dengan tenang!

Di depan pintu Sekte Energi Murni, Eric sedang mengisap sebatang rokok dengan tertekan!

Kemunculan Dave merupakan pukulan besar baginya.

Dia yang awalnya begitu sombong terus mengalami pukulan demi pukulan!

Karena masalah sumber daya di Sekte Energi Murni, kekuatannya tidak bisa melampaui Kevin, tidak masalah, sekarang bahkan Dave yang merupakan seorang Maha Guru juga bukan tandingannya!

“Hei, murid paling berbakat di Sekte Energi Murni, mengapa kamu merokok di luar? Apakah ada hal yang mengganggumu?”

Pada saat ini, Kedi dan beberapa orang lainnya muncul di Sekte Energi Murni dan saat melihat Eric, dia segera berkata dengan ekspresi mengejek.

Eric melihat Kedi dan beberapa orang di belakangnya seketika menunjukkan ekspresi tidak senang dan bertanya: “Kedi, untuk apa kamu datang ke Sekte Energi Murni?”

dan Sekte Badai Angin sepertinya

Eric tampak dingin dan

terhadap orang-orang di Sekte Badai

saja saya mendengar kalau Sekte Energi Murni menampung seorang kultivator iblis, jadi saya membawa beberapa orang dari

itu berselisih, bagaimana mungkin bisa menampung seorang

iblis adalah musuh bersama di dunia

Kedi berkata dengan sinis.

omong kosongmu, kalian adalah orang yang menampung kultivator iblis,

Kedi

pria paruh baya di sisinya malah marah, raut wajahnya menjadi dingin dan dia melayangkan tamparannya ke

melihat dengan jelas pergerakan pria paruh baya itu

“Nak, perhatikan ucapanmu, mengerti?”

itu memperingatkan Eric

terkejut hingga tidak berani bicara, dia hanya bisa menerima tamparan itu

ini bahkan tidak perlu kamu yang turun tangan, walaupun dia adalah murid paling

berkata dengan

ahli di samping Kedi dan Eric tidak berani

semua ini, kami datang beramai-ramai lantas seorang murid

seorang lelaki tua melangkah

itu dan berkata dengan ekspresi penuh hormat: “Tetua

tua itu adalah tetua dari Klan Awan Ungu yang merupakan salah satu di antara Tiga Klan Enam Sekte, baik dari kekuatan maupun status semuanya

sembrono dan hanya bisa menjaga sikap

dia tahu kami akan datang dan

Tanya Kedi dengan dingin.

bicara sembarangan apa kamu, Guruku baru saja keluar, bagaimana

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255