Bab 2250 Penuh kebanggaan

Dave berteriak keras lalu Pedang Naga di tangannya meledakkan cahaya yang menyilaukan. kekuatan Naga Ilahi terus mengalir di dalamnya!

“Tebas…”

Dave menebaskan pedangnya dan Pedang Naga menebas tempurung kura-kura laut dengan ganas, tempurung kura-kura yang keras memancarkan semburan cahaya dan Pedang Naga Dave secara mengejutkan hanya meninggalkan bekas putih di tempurungnya!

“Roar…”

Di saat Dave menebas tempurung kura-kura, seekor monster siluman lainnya menyerang ke arah Dave, taringnya yang menakutkan hendak menggigit Dave.

Cahaya keemasan menyelimuti tubuh Dave, Tubuh Emas tak terhancurkan diaktifkan dan sisik-sisik emas menutupi sekujur tubuhnya!

Saat ini, Dave seperti seekor naga emas dan saat monster siluman melihat penampilan Dave, dia benar- benar tercengang sejenak dan tidak berani melangkah maju!

Sementara Dave mengambil kesempatan dari monster siluman yang tercengang dan langsung menyatu dengan Pedang Naga dan menebas ke arahnya!

Kekuatan Naga Ilahi yang tidak terhitung jumlahnya menyelimuti Dave, saat ini Dave seperti pedang tajam yang menebas ke arah monster siluman itu.

yang tajam langsung menembus tubuh monster siluman dan meninggalkan lubang besar sebesar tubuh manusia

sempat meraung kesakitan

kekuatan Maha Dewa dibunuh dalam

lamban, lalu membuka mulutnya dan sebuah kobaran api yang membara langsung mengarah

untuk menghindari serangan kobaran api, dia berdiri di atas tempurung kura-kura dan mengepalkan tinju kanannya, seekor naga emas melingkari

“Tinju Cahaya Suci…”

tempurung kura-kura

dihantam pukulan ini, dia memutar-mutar tubuhnya dengan putus asa

di atas tempurung kura-kura itu dengan mantap, kakinya bagaikan palu dengan berat ribuan ton lalu

kura-kura itu meraung kesakitan lalu mati dengan organ dalamnya yang rusak!

menyerang ke monster siluman lainnya

sudah menggila, dia bagaikan dewa pembunuh dan

Kenari dan yang lainnya: “Guru Kenari, ambil Pil Hewan Buas itu, ini

mulai mengambil Pil Hewan Buas dari monster siluman yang sudah mati!

itu akhirnya meletakkan pancing di tangannya lalu perlahan-lahan bangkit berdiri, dia perlahan-lahan menoleh

rambutnya putih tapi wajahnya tampak tidak memiliki kerutan sedikit pun, kulitnya juga sangat bagus

usia yang begitu muda, sudah memiliki kemampuan seperti ini, pantas saja kamu dipenuhi dengan kebanggaan, hanya saja di lautan ini saya adalah penguasanya, siapa pun yang

berkata lalu melambaikan tangannya dengan ringan!

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255