Ruang Untukmu 

Birb 100 

ElaniciNCnum. “Bauklah kalau begitu!”

kouka mobilnya berhenti didepan apartemen disya, Elan hanya bisa menyaksikannya keluar dari mobil dan niasuk ke dalam rumah. Aloli, chatang lagi malam yang sunyi ini

Sesaat kemudian, ponselnya bentering, Elan memeriksa ID) penelepon dan ternyata panggilan datang dan Helen, seseorang yang sudah sebulan tidak berkontak dengannya,

la benar benar telah lupa tentangnya. “Halo?”

“Elan, ini aku. Aku sudah kembali. Aku sangat merindukanmu!”

“Senang mendengar kabar bahwa kamu sudah kembali dengan selamat,” Elan menjawab sckenanya.

“Ada waktu untuk makan bersama besok?”

“Jadwalku sudah padat.”

“Bagaimana bila lusa?”

kerja lembur

kalau begitu … bolehkan

ya.

Roy kali ini. Elan kemudian menekan

berhasil melacak panggilan telepon ke alamat itu, tetap anehnya panggilan itu

mengernyit mendengar kabar yang disampaikan Roy. “Bukankah itu area di mana

Tepat dari rumah Nona Sanjaya yang bapak beli. Nomornya berasal

kamu mendapatkan

melacak dari mana panggilan itu berasal. Saya akan memeriksa kamera perekam di Rumah Kenanga. Nanu. Bagaimanapun, ini adalah komunitas perumahan

Lanjutkan!” Elan ingin memburu orang

menimpa Tasya lima tahun

bedebah ini.

jam setelahnya. Rahangnya menegang, saat melihat perempuan itu menggoyang-goyang

bahwa Helen telah menjalani bedah kosmetik membuat Dani

tanya Helen, sambil

harus mengakui bahwa hasil pembedahan terhadapnya begitu

memahami bahwa apapun yang dilakukan perempuan ini semata ingin merebut

ketika dilihatnya Dani terkesima melihatnya. “Apakah

ini lebih cantik sekarang, tetapi Dani lebih menyukai

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255