Bab 1140 Wanita yang Dimarahi

Saat Rendra mengulurkan tangan untuk menggenggam tangan Raisa, wanita itu mengambil kesempatan untuk jatuh ke pelukannya. Setelah melingkarkan lengannya di leher Rendra, dia bertanya, Apa kamu lelah?

Sama sekali tidak!Rendra menjawab sambil tersenyum. Dia tidak akan pernah mengaku lelah di hadapan Raisa.

Namun, itu tidak mengurangi simpati yang Raisa rasakan untuknya. Siapa pun akan kelelahan karena tumpukan pekerjaan yang dia kerjakan setiap hari. Dia mulai memijat pelipis Rendra. Pria itu berkedip dan tersenyum dengan lesung pipi indahnya yang terpampang jelas.

Lesung pipinya menarik perhatian Raisa, bahkan saat dia melanjutkan pijatannya. Ketika ekspresi Rendra datar, dia terlihat lumayan tegas dan mengagumkan, namun ketika dia tersenyum, itu mendorong lain untuk bertindak sembrono dan melakukan sesuatu yang gegabah padanya.

Raisa menatap bibir Rendra. Jantungnya mulai berdegup kencang karena dia merasa sangat ingin mengambil inisiatif untuk sekali saja.

Rendra tampaknya telah merasakan gejolak batin Raisa. Matanya tampak mendorong Raisa untuk melakukan apa yang wanita itu pikirkan.

Tepat ketika Raisa menggigit bibirnya dengan ragu, tangan Rendra menangkup kepalanya dan menariknya mendekat sehingga pria itu bisa menciumnya.

Entah berapa lama lagi waktu yang diperlukan jika dia terus menunggu Raisa mengambil langkah

pertama.

saat Rendra menciumnya dengan ganas. Semakin lama mereka berciuman, semakin dia merasa seperti akan meleleh. Akhirnya, ketika mereka

turun untuk makan malam.”

matanya dan bertanya, “Apa kamu

Bahkan saya pun

makan,” ajak Raisa sekali lagi. Tidak peduli seberapa sibuknya Rendra, pria itu

Senyum

dalam saat

guna memastikan dia makan tepat waktu. Rasanya sama sekali tidak buruk memiliki seseorang yang menjagamu. Itu adalah berkah, dan hal

meninggalkan

tangan.

Keluarga

keluar dari kursi pengemudi, Dia mengenakan pakaian hitam dan memakai masker. Ketika dia memasuki aula, dia bertemu dengan

denganmu, Nona

Pak Oki. Saya di sini untuk melaporkan sesuatu

menunjuk dengan sopan ke arah sofa.

dia berkata, “Saya di sini untuk memberi tahu Anda bahwa wakil presiden saat ini, Rendra Hernandar menjalin hubungan dengan putri angkat saudara

sangat membenci Rendra

saya jatuh cinta padanya, tetapi dia sangat menyakiti saya dengan sifat tak berperasaannya. Saya juga tidak akan menahan diri. Saya

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255