Bab 2330 Penguntit

“Apa, apa maksudnya?” Brandon panik.

“Sebenarnya hati setiap orang dapat perlahan–lahan menua seiring bertambahnya usia, hanya saja hatiku lebih cepat menua, lebih cepat 10 kali dibandingkan dengan orang lain pada umumnya….”

Dewi menjelaskan dengan sederhana, “Sebenarnya ini bukanlah hal yang luar biasa, semua orang akan mati, hanya masalah waktu….”

“Dewi, kamu jangan membuatku takut, kamu masih muda, umurmu masih awal dua puluh tahunan….

“Jangan takut.” Dewi menepuk–nepuk punggungnya, “Aku hanya melakukan pencegahan, aku tidak akan mati secepat itu, ini masih terlalu awal.”

“Itu, itu…

“Sudah, sudah.” Dewi menghiburnya, “Jangan terlalu gugup, aku hanya merasa, tubuhmu kuat, kamu tidak menggunakan otakmu, kamu seharusnya bisa hidup lebih lama dariku, jadi aku mempercayakan hal ini padamu, kamu tidak perlu terlalu gugup.”

Brandon tidak berani banyak bertanya lagi, namun hatinya masih gelisah…..

Joshua, di dunia ini hanya tinggal Dewi satu–satunya kerabatnya, ia tidak bisa membayangkan

dilewati dengan damai.

di Kota Tua, segalanya tampak damai, tubuh Dewi sehat, anak–anak juga tumbuh

hari

telah mengembangkan kemampuan yang cukup kuat, ia juga telah membuat persiapan yang cukup, ia segera membawa anak–anak pergi, pada saat bersamaan juga mempermainkan

Tua, di tengah jalan Brandon bertanya, “Aneh, siapa orang–orang itu, kenapa mereka mengikutimu? Jangan- jangan Lorenzo

Dewi juga terus memperhatikan berita tentang Lorenzo, baru–baru ini banyak berita tentang Tracy, adiknya, namun berita

tidak ada hubungannya dengan Lorenzo, orang yang tidak ada masalah, mengapa

la juga tidak pernah mengusik siapa pun.

Jasper menelepon, suaranya terdengar sangat panik,

baik–baik saja.” Dewi bertanya, “Apa

Tuan takut akan melibatkanmu, jadi Tuan menyuruhku menghubungimu.” kata Jasper, “Jika Nona baik–baik saja, maka itu

memotongnya, “Lebih baik tidak mengutus

Nona dan anak–anak akan berada

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255