*420 puluh miliar.”

Selena bertekad untuk menang. Ketika dia menaikkan harga untuk kedua kalinya, satu–satunya orang di ruangan itu yang terus menaikkan harga adalah Harvey.

“600 miliar.”

Harvey langsung menaikkan harga menjadi 600 miliar. Hal ini mengisyaratkan kepada Selena bahwa dia menginginkan rumah ini, dan Selena tidak boleh menaikkan harga lagi.

Harvey mengetahui dengan jelas berapa modal milik Selena. Selena telah menyumbangkan setengahnya, jadi uang yang dimiliki Selena maksimal adalah satu triliun rupiah. Satu triliun rupiah adalah angka yang sangat besar bagi orang lain. Namun, bagi Keluarga Irwin yang merupakan pengusaha kaya sejak generasi leluhurnya, satu triliun rupiah hanya bagaikan rintikan air hujan.

Tangan Selena yang memegang papan nomor pun mengepal. Dengan menggertakkan gigi, dia terus menaikkan harga, “700 miliar.”

Harvey bahwa dirinya tidak akan mundur, sekaligus

Harvey mengangkat papan nomornya sekali lagi dan berkata, “800

untuk mengejek Agatha, tetapi tidak dengan sekarang. Harvey jelas–jelas sengaja ingin

mungkin tidak tahu, tetapi Harvey tidak

ini bagi

senyuman kemenangan sambil berkata, “Kalau harganya sampai satu triliun,

setelah melihat respons Agatha sekarang,

langsung mengerti.

Bennett bukanlah Harvey, melainkan

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255