Perintah Kaisar Naga (Dave & marah)
Bab 161-180
Bab 161 Pebisnis
“Tuan Dave, ternyata Anda benar–benar kemari, saya senang sekali, ayo silahkan duduk…”
Chester bergegas menarik kursi dan mempersilahkan Dave untuk duduk.
Chester yang begitu ramah membuat Dave sedikit bingung, meskipun dia berpesan pada Yansen untuk memberitahukan kedatangannya, tapi tidak perlu sampai seperti ini kan!
“Pak Chester, apa….apa kamu mengenalku?”
Dave bertanya dengan kebingungan.
“Tentu saja, saya juga hadir di pertemuan Tuan Indrawan, balikan aksi Tuan Dave malam itu juga masih saya ingat dengan jelas. Stanley berani bersikap kurang ajar pada Tuan Indrawan, akhirnya tersungkur hanya dengan satu tendangan dari Tuan Dave.
Chester teringat malam pertemuan itu, hatinya sangat bersemangat!
Waktu itu Stanley beserta dengan anggota Geng Naga Api datang dan menakuti hadirin. bagaimanapun mereka semua adalah pebisnis, mereka tidak pernah berada dalam situasi mencekam seperti itu.
Kemudian Dave muncul dan menghabisi Stanley, hal itu membuat semua orang langsung memuja Dave!
Melihat Chester membahas kembali masalah perjamuan Indrawan, Dave tersenyum, dia akhirnya mengerti kenapa Chester bersikap begitu ramah padanya!
Kalau tahu seperti ini, dia tidak akan repot–repot berpesan pada Yansen, dia bisa datang langsung saja!
“Sekarang saya hanyalah seorang staf pemasaran biasa, saya datang untuk menegosiasikan masalah kerja sama, masalah yang sudah berlalu tidak perlu dibahas lagi….”
Dave berkata dengan sangat merendah!
“Baik, baik…” Chester menganggukkan kepalanya dan segera memanggil sekretarisnya: “Nelly, mana kontrak yang saya minta kamu siapkan?”
“Sudah Pak….Nelly segera membawakan kontrak itu kedalam ruangan!
“Tuan Dave, dilihat dulu, kalau Tuan Dave rasa ada yang tidak cocok, bisa diganti….”
Chester menyerahkan kontrak itu pada Dave!
Dave mengambil kontrak itu dan tidak melihatnya lagi: “Tidak perlu dilihat lagi, saya percaya pada Pak Chester….”
1/2
“Kalau begitu, kita langsung tanda tangani saja…”
Chester bergegas mengambil pena dan menyerahkannya kepada Dave!
Tapi pada saat Dave mau menandatangani kontrak itu, Navaro dan Sana menerobos masuk! “Tuan Muda Navaro?” Chester mengernyitkan keningnya dan menatap Navaro!
Meskipun Navaro menerobos masuk dengan tidak sopan. Chester juga tidak mengatakan apa- apa, karena bagaimanapun Laurents Cosmetic tidak bisa mengalahkan kekuatan yang dimiliki oleh Keluarga Kintan!
Meskipun dalam industri kosmetik, Laurents Cosmetic termasuk perusahaan yang paling besar, tapi Keluarga Kintan bergerak diseluruh industri, mereka juga merupakan grup yang bergerak diberbagai bidang!
“Pak Chester, saya datang untuk menegosiasikan kontrak denganmu, saya ingat terakhir kali kita mendiskusikan kontrak ini sepertinya tidak ada masalah, kenapa tiba–tiba kamu malah menanda tangani kontrak dengan orang lain?”
Raut wajah Navaro menjadi sangat dingin!
“Tuan Navaro, kami sudah mempertimbangkannya dari berbagai aspek, dan merasa akan lebih baik apabila bekerja sama dengan PT Damai Kimia, karena kita semua juga pebisnis, tentu akan mementingkan keuntungan.
Π
Chester menjelaskan sambil tersenyum!
“Sialan, kamu kira saya ini gila?” Navaro memelototi: “PT Damai Kimia mengutus seorang staf biasa, dan kamu langsung tanda tangan kontrak dengannya, apa mereka menyogokmu? Saya kemari mewakili Keluarga Kintan, saya datang langsung saja sudah sangat memberi muka. padamu, jangan tidak tahu diri….”
Navaro mengamuk, awalnya dia kemari untuk menghina Dave, tapi tidak disangka malah dia yang menjadi badut, kalau Dave berhasil menanda tangani kontrak dengan Laurents, mau ditaruh dimana mukanya?
Mendengar Navaro berkata demikian, senyuman di wajah Chester juga sirna.
“Tuan Navaro, tolong jaga bicaramu, Laurents Cosmetic ini adalah perusahaanku, saya mau bekerja sama dengan siapa juga tidak menjadi urusan Keluarga Kintan, tidak peduli sekuat apa
kalian!”
Chester juga tidak segan segan lagi, raut wajahnya seketika menjadi dingin!
Navaro tercengang, dia tidak menyangka Chester berani berkata seperti itu padanya!
“Kamu berani berkata seperti itu padaku?” Navaro mengernyitkan keningnya, raut wajahnya memucat: “Percaya tidak kalau dalam waktu satu bulan, saya akan membuat perusahaanmu ini tidak bisa bertahan di Kota Surau….”
Bab 162 Memfitnah orang
“Hm!” Chester mendengus: “Terserah saja, saya tidak takut pada kalian!”
Navaro seketika kehabisan cara karena ancamannya tidak berguna!
“Pak Chester, Pak Chester…” Saat itu, dari luar terdengar suara Martin yang menghampiri dengan panik: “Sekarang dalam aspek produksi maupun pemasaran, perusahaan kita akan lebih baik apabila bekerja sama dengan Keluarga Kintan, keuntungan yang didapat akan lebih besar….”
Martin sudah menerima sogokan dari Keluarga Kintan, kalau kontraknya tidak berhasil ditanda tangani oleh mereka, dia harus mengembalikan uang yang sudah dia terima, dan Navaro bisa saja
membocorkan hal ini!
“Martin, sejak kapan kamu mulai berhak mengatur masalah kontrak kerja sama? Jangan lupa, kamu hanyalah seorang manajer, tidak ada hakmu untuk bersuara disini….”
Chester berteriak pada Martin.
Martin yang terkejut seketika tidak berani bersuara lagi, dia hanya bisa berdiri dengan patuh disamping!
“Kamu mati–matian merekomendasikan Keluarga Kintan sebagai mitra kerja sama, apa kamu menerima sogokan dari mereka?” Dave tiba–tiba bertanya pada Martin.
“Sembarangan, jangan memfitnah orang, siapa yang menerima sogokan, saya memang merasa karaktermu jelek, karakter karyawan itu mencerminkan perusahaannya…”
Martin memaki Dave!
Chester yang berada disampingnya seketika tercengang, keringat dinginnya tidak berhenti bercucuran!
Dave itu siapa, dia sendiri sangat jelas, tidak disangka Martin malah berani memaki Dave?
Bajingan sialan itu sama saja mencari mati!
Chester dari tadi mengkhawatirkan kalau dia akan menyinggung perasaan Dave karena pelayanan yang buruk, dan benar saja, saat ini bawahannya berani memaki Dave!
“Bajingan, kamu berani berkata seperti itu pada Tuan Dave? Berlutut!”
Chestermenendang Martin dengan keras sambil berteriak!
Martin kebingungan, dia menatap Chester dengan tatapan tidak percaya: “Pak… Pak Chester, dia hanya seorang staf pemasaran biasa, kenapa….kenapa kamu menendangku?”
“Bajingan, kusuruh berlutut, ya berlutut, tidak punya telinga ya…”
1/2
Chester kembali menendang Martin dengan keras, mulutnya tidak berhenti mengumpat, tapi dalam hatinya sudah sangat ketakutan!
Kalau Dave sampai marah, tidak hanya Yansen, atau Tuan Indrawan, sekal*pun hanya Keluarga Tanaka, mereka semua dapat menghancurkan perusahaannya dengan mudah!
Martin yang ditendang dengan keras, terjatuh dan bersujud!
“Tuan Dave, maafkan didikanku yang tidak benar sehingga menyinggungmu, sekarang juga saya akan memecatnya, mengenai sogokan yang dia terima, saya juga akan memeriksanya…”
Chester meminta maaf kepada Dave sambil bercucuran keringat dingin!
“Chester, kamu salah makan obat ya? Dave ini hanya seorang mantan narapidana, kenapa kamu malah merendah padanya, yang sepertimu masih bisa menyebut diri sendiri bos perusahaan besar, bajingan memalukan….”
Navaro yang melihat Chester begitu hormat pada Dave, merasa kesal dan berkata dengan jijik!
Chester menatap Navaro dengan dingin, dia juga tidak menjelaskan apapun, karena Navaro belum tahu kemampuan Dave, jadi dia membiarkannya menyombongkan diri, hanya saja Chester percaya kalau Keluarga Kintan hanya bisa sombong untuk beberapa hari kedepan.
Meskipun Keluarga Kintan sangat hebat, tapi kalau dibandingkan dengan Yansen, Indrawan dan Keluarga Tanaka yang berada di pihak yang sama, mereka tidak ada apa–apanya!
“Pak Chester, kita lanjutkan saja tanda tangan kontrak kita, saya tidak ingin ada orang yang mengganggu.
Dave berkata dengan tenang
“Baik!” Chester mengangguk dan memanggil sekretarisnya : “Nelly, antarkan tamu keluar, kalau ada yang tidak mau keluar, panggil petugas keamanan
Nelly mengangguk dan berkata pada Navaro: “Tuan Muda Navaro, silahkan….
Navaro menatap Chester dengan marah, namun Navaro juga menyadari kalau dia bersikeras tidak mau pergi, itu hanya akan mempersulit dirinya sendiri, jadi dia menarik Sana menuju arah keluar, hanya saja, pada saat sampai di pintu, dia berhenti dan menoleh: “Chester, tunggu saja, saya punya sepuluh ribu cara yang akan membuatmu menyesal….”
Setelah Navaro dan Sana pergi, Chester juga berkata pada Martin yang masih berlutut: “Kamu juga enyah dari hadapanku sekarang, setelah ini saya akan membuat perhitungan denganmu!”
2/2
Bab 163 Penipu
Martin tidak berani berlama–lama, dia bergegas keluar dari ruangan Chester!
Setelah kembali keruangannya, Martin yang sudah sangat kesal melihat Yvonne belum beranjak dari ruangannya, dan langsung menatap Yvonne dengan tatapan jahat!
Yvonne yang melihat Martin sudah kembali namun terlihat sangat marah juga tidak berani
bersuara!
“Bagaimana pertimbanganmu? Saya beritahu, asalkan kamu mau tidur denganku, saya jamin Laurents Cosmetic akan bekerja sama dengan perusahaanmu…”
Martin sudah mengetahui kalau kontrak kerja sama akan ditanda tangani dengan PT Damai Kimia, jadi dia berani menjamin!
“Martin, apa….apa kamu bisa mengganti persyaratan lain, saya….”
Yvonne merasa serba salah!
“Mengganti persyaratan?” Martin mendengus: “Apa kamu tahu berapa nilai kontrak kerja sama kali ini? Kalau kontrak kerja sama ini ditanda tangani, hanya komisinya saja sudah berada diluar bayanganmu, membeli sebuah gedung pun bukan masalah! Keuntungan sebesar itu diganti dengan menidurimu semalam, apa keterlaluan? Dengan uang sebanyak itu, saya bisa mencari 100 pelacur untuk tidur denganku”
Wajah Yvonne memerah, dia mengigit bibirnya dengan kuat. Martin yang melihat Yvonne seperti erasa tidak tahan kalau saja mereka bukan berada di kantor. Martin pasti akan langsung menelanjanginya?
“Babaik, saya akan memenuhi persyaratanmu, tapi, harus tanda tangan kontrak dulu!”
Setelah memikirkannya cukup lama, Yvonne mengangguk dan menyetujuinya!
“Tentu saja, pasti tanda tangan kontrak dulu. Martin menyeringai, lalu melanjutkan perkataannya “Saya akan memesan kamar di hotel malam im, tunggu saja teleponku, pakai pakaian yang seksi ya.
Yvonne berbalik dan berjalan keluar, dia sudah tidak tahan lagi mendengar perkataan itu!
Tapi pada saat Yvonne berjalan keluar dari ruangan Martin, dia berpapasan dengan Dave yang turun dari ruangan Chester
“Kak Dave…”
Yvonne tidak menyangka Dave akan datang secepat ini!
“Yvonne, kenapa kamu ada disini?” Dave yang melihat Yvonne disini, bertanya dengan kebingungan!
1/3
Dia sudah berpesan agar Yvonne tidak perlu kesini, tapi tidak disangka Yvonne malah diam–diam kemari!
“Saya kemari untuk meminta bantuan kepada teman sekolahku, dengan begitu akan lebih mudah dinegosiasikan!” Yvonne berkata dan melirik kearah Dave yang memegang kontrak, dia bertanya dengan kaget: “Kak Dave, kamu…..kamu sudah menanda tangani kontraknya?”
“Benar, sudah ditanda tangani…”
Dave memperlihatkan kontraknya kepada Yvonne!
Yvonne yang melihat kontrak itu seketika bingung!
Dia baru saja menyetujui persyaratan Martin, kenapa Dave sudah menanda tangani kontraknya secepat ini?
“Tuan Dave, ini…..???”
Chester yang melihat Yvonne bertanya dengan bingung pada Dave!
Karena dia tahu hubungan Dave dengan Yuki, mereka berdua terlihat begitu mesra di perjamuan Indrawan, membuat semua orang yang melihatnya cemburu!
“Adikku…..” Dave tersenyum!
“Yvonne, ini adalah Direktur Laurents Cosmetic, kami baru saja selesai menanda tangani kontrak….”
Dave memperkenalkannya pada Yvonne!
“Halo, Pak Chester, nama saya Yvonne…”
Yvonne segera mengulurkan tangannya untuk menyalami Chester!
“Nona Yvonne, tadi saya dengar kamu mengatakan kalau teman sekolahmu bekerja disini?”
Chester bertanya pada Yvonne!
“Iya, namanya Martin. manajer perusahaan kalian……..”
Yvonne mengangguk!
“Dia?” Dave mengernyitkan keningnya!
“Kak Dave, kamu kenal dengannya?” melihat ekspresi Dave, Yvonne bertanya dengan bingung.
“Martin tadi berusaha mencegah kita menanda tangani kontrak dengan Laurents!”
Kata Dave!
2/3
Yvonne yang mendengarnya seketika menjadi marah, sepanjang waktu ini Martin sedang menipunya, mengingat dia yang dengan bodohnya menyetujui persyaratan Martin, kekesalannya.
memuncak!
Pada saat itu. Martin berjalan keluar dari ruangannya, dan menemukan Yvonne sedang berbincang dengan Dave dan Chester yang ada disamping, lalu merasakan ada yang salah dan segera berlari menuju ke luar!
“Martin, dasar sampah, kamu berani menipuku…”
Melihat Martin, Yvonne langsung mencaci maki dan mengejarnya!
3/3
Bab 164 Banyak keuntungan
Dave yang
melihat situasi itu seketika mengerti, dia langsung berlari mengejar dan membawa Martin kembali!
Yvonne yang sudah sangat marah langsung menjambak rambut Martin: “Martin, bukankah tadi katamu menetapkan mitra kerjasama Laurents Cosmetic adalah wewenangmu? Kamu berani. menggunakan kontrak untuk mengambil keuntungan dariku, meniduriku, kamu benar–benar bukan manusia….”
Yvonne benar–benar sangat marah, dan terus memukuli Martin. Martin juga tidak berani mengelak, dia hanya bisa menerima pukulan–pukulan Yvonne dengan pasrah!
Aura pembunuh seketika terasa dari sekujur tubuh Dave, Martin berani mengambil kesempatan dalam kesempitan, kalau dia tidak datang sendiri untuk menandatangani kontrak, bukankah Martin akan berhasil memperalat Yvonne?
Setelah sesaat. Yvonne juga sudah lelah, dia menatap Dave dengan berlinang air mata: “Kak Dave, saya…saya tidak mau kamu dipecat, makanya saya menyetujui permintaan bajingan ini!”
“Yvonne, sudahlah, saya tahu, tidak apa–apa!” Dave menepuk Yvonne dengan pelan, lalu menatap Martin dengan dingin.
Setelah merasakan aura pembunuh yang dingin dari tubuh Dave, Martin terkejut dan gemetaran: “Saya….saya salah, saya hanya bercanda kok, kami adalah teman lama, saya tidak mungkin melakukan hal seperti itu!”
Martin berusaha mat–matian untuk minta maaf, tapi itu semua tidak ada gunanya lagi!
“Hari ini saya sedang tidak ingin membunuh orang….” Selesai berkata, Dave mencengkram satu. tangan Martin, dan energi spiritual yang besar dikerahkan oleh Dave, dan langsung menghancurkan tangan Martin!
“Ah……”
Martin berteriak kesakitan!
Seketika Martin merasa kalau tangannya hanya tersisa daging dan kulit, tulangnya sudah hancur dan sepertinya tidak bisa disambungkan lagi!
“Kak Dave….
Yvonne yang melihat situasi itu bergegas menarik Dave!
Dia takut Dave akan membunuh Martin karena dirinya, itu melanggar hukum, dia tidak mali Davé masuk penjara lagi!
Melihat Yvonne yang tampak cemas, Dave tidak bertindak lagi, dia berkata pada Chester: “Pak Chester, dia bawahanmu, kamu saja yang urus….
1/2
Chester yang terkejut seketika gemetaran, dia sibuk menganggukkan kepalanya: “Tenang saja, saya akan mengurusnya dengan baik…..”
Dave membawa Yvonne pergi, dia tahu kalau Chester pasti punya cara untuk menghabisi Martin!
Dan saat Dave membawa Yvonne kembali dengan kontrak di tangan, seluruh departemen pemasaran sangat terkejut!
Mereka semua membaca kontrak itu berulang–ulang, dan memastikan kalau kontrak itu asli!
Mereka semua menatap Dave dengan tatapan tidak percaya, sampai saat ini mereka masih belum paham bagaimana Dave bisa menandatangani kontrak kerja sama dengan Laurents Cosmetic dalam kurun waktu sesingkat ini!
Billy yang memegang kontrak itu juga gemetaran, karena dia tahu betapa berharganya kontrak ini, sebagai manajer pemasaran, kontrak ini juga akan memberikan keuntungan yang besar padanya!
Meskipun dia sangat membenci Dave dan ingin memecatnya, tapi kali ini Dave berhasil menanda tangani kontrak yang sangat bernilai, dan membawa banyak keuntungan baginya!
Meskipun hatinya merasa sangat senang, tapi Billy berusaha menyembunyikannya dan menunjukkan ekspresi dingin: “Dave, kamu berhasil menanda tangani kontrak ini dengan gampang, juga berkat saya dan Mona yang sudah bolak–balik selama berbulan–bulan, kamu tidak. usah membanggakan diri, anggap saja kamu beruntung dan tidak akan dipecat kali ini, tapi itu tidak berarti kamu akan terus menerus beruntung seperti kali ini!”
Setelah berkata, Billy menyimpan kontraknya dan bergegas menuju ruangan Direktur, ini adalah kabar baik bagi perusahaan!
“Billy, Billy….” Mona yang melihat Billy hendak keluar, segera mengejarnya!
Setelah melihat Mona, Billy menghentikan langkahnya!
“Beritahu saya, kontrak kali ini akan memberimu komisi sebanyak apa?” Meskipun Mona tahu. kalau komisi dari kontrak ini besar, tapi untuk jumlah pastinya, dia juga tidak tahu!
Billy menyeringai: “Bukankah kamu sangat menyukai rumah di Perumahan Bumi Indah? Besok saya akan mengajakmu untuk melihat rumah disana, pilih saja model yang kamu sukai, kontrak ini akan membuat keuntungan yang sangat banyak untuk kita, pada saat itu, membeli rumah tidak akan menjadi masalah!”
”
2/2
Bab 165 Mencampakkan
Mona yang mendengarnya hampir melompat kesenangan, wajahnya sangat bersemangat : “Benarkah? Tampaknya Dave tidak sepenuhnya tidak berguna juga ya.”
“Hm, dia hanya mengandalkan jalan yang sudah kita buka sebelumnya!” Billy mendengus, dia tidak akan mengakui kalau ini adalah hasil jerih payah Dave.
“Benar, kalau bukan karena kita sudah terlebih dulu membuka jalan, Dave tidak akan bisa menanda tangani kontrak ini dengan gampang..
Mona juga segera menganggukkan kepalanya!
“Sudahlah, saya mau menyerahkan kontrak ini kepada Pak Junior. Pak Junior pasti akan memujiku, bisa saja dia memindahkanku menjadi manajer pembelian!”
Setelah berkata, Billy melangkah menuju ruangan Direktur dengan hati gembira!
Karena terlalu gembira, Billy lupa mengetuk pintu dan langsung melangkah masuk!
Pada saat itu, Junior sedang menelpon, dan melihat ada yang menerobos masuk dia langsung mematikan panggilannya!
Raut wajah Junior langsung berubah serius saat melihat Billy!
Billy seketika tersadar kalau dia sudah melakukan kesalahan, sekujur tubuhnya gemetar dan dia menunjukkan kontrak yang ada di tangannya: “Pak Junior, kami sudah berhasil menanda tangani kontrak dengan Laurents Cosinetic!”
Bagaimanapun ini adalah kontrak besar, mungkin saja Junior tidak akan marah setelah mendengarnya!
Tapi Billy salah sangka, seketika dia selesai berbicara, Junior langsung mengamuk: “Enyah, enyal dari hadapanku….”
Seketika, Junior melemparkan cangkir tehnya kearah Billy dengan kuat!
Bam…..
Mendengar suara cangkir yang pecah. Billy yang kaget langsung lari terbirit–birit!
Junior menggertakkan giginya, dan bernafas dengan kasar, sangat jelas kemarahannya sudah memuncak!
Dia sudah mendapatkan kabar kalau Dave berhasil menanda tangani kontrak dengan Laurents, awalnya dia berniat mempermalukan Dave, tapi tidak disangka yang dipermalukan malah si Navaro!
Panggilan masuk tadi juga panggilan dari Navaro, dia langsung memaki Junior, sekarang Junior
1/3
sudah tidak ingin menetap di perusahaan milik Keluarga Tanaka, jadi dia menghubungi Navaro untuk membuat koneksi, dan hari ini dia mengkhianati Keluarga Tanaka dengan memberikan informasi mereka kepada Navaro, jadi walaupun Navaro memakinya, dia hanya bisa menahannya!
“Billy, apa kata Pak Junior? Apakah dia mengatakan berapa banyak bonusmu?”
Mona melihat Billy yang berjalan kembali segera menghampiri dengan bahagia.
“Membahas apanya, entah apa yang terjadi padanya hari ini, dia malah memakiku….”
Billy membawa kontrak itu dan kembali kedalam ruangannya dengan raut wajah tidak senang.
Mona bergegas mengikutinya kedalam ruangan untuk menghiburnya!
Sesampainya di jam istirahat, Dave membercskan barang–barangnya dan bersiap menuju kediaman Keluarga Tanaka, karena dia sudah berjanji pada Yuki akan makan bersama dengannya. dan Juan!
“Kak Dave, karena kita berhasil menandatangani kontrak sebesar itu, ayo kita rayakan bersama, saya tahu sebuah restoran makanan barat yang ada didekat sini, makanannya sangat enak!”
Yvonne menghampiri Dave dan berkata dengan wajah bahagia!
Dave tercengang lalu menjawab dengan canggung: “Saya ada sedikit urusan siang ini, kamu makan saja sendiri ya, kalau mau merayakannya, nanti malam saja kita rayakan bersama….
Yvonne yang mendengar itu hanya bisa menjawab dengan kecewa: “Baiklah…”
Melihat bayangan Dave yang berjalan keluar dari perusahaan. Yvonne merasa selalu ada jarak diantara dirinya dan Dave, dia tidak bisa melihat menembus Dave, dan dia juga tidak bisa membuat jalan masuk kedalam hati Dave!
Setelah keluar dari perusahaan, Dave awalnya ingin mengendarai accord tua miliknya, tapi dia melihat tidak jauh dari sana. Yuki sedang duduk didalam mobil dan tidak berhenti menekan klakson!
Dave melihat Yuki yang datang menjemputnya langsung menyimpan kembali kunci mobilnya dan berjalan menghampiri Yuki!
“Kamu tidak sibuk? Kenapa bisa datang menjemputku?”
Setelah paik ke mobil. Dave bertanya sambil tersenyum!
“Saya kan takut kamu akan menelantarkanku, Tuan Indrawan sudah sampai, kalau kamu sampai tidak hadir, betapa memalukannya saya….”
Setelah berkata, Yuki langsung menginjak pedal gas dan melajukan mobilnya!
Pada saat itu, Yvonne sedang melihat keluar jendela dari lantai atas, dia melihat Dave naik ke
2/3
mobil mewah berwarna merah, dan yang menyetir adalah seorang wanita, hanya saja karena jaraknya lumayan jauh, Yvonne tidak melihat dengan
Yvonne terasa ditarik
3/3
Bab 166 Gila
makan bersamaku, karena wanita itu?”
dalam hatinya, dan matanya mulai
kediaman Keluarga
duduk di ruang tamu sambil minum teh
pun dia akan punya kesempatan. untuk duduk bersama dan mengobrol dengan Indrawan!
Juan sebagai ayah mertuanya Dave, status ini jauh lebih hebat dibandingkan statusnya sebagai orang terkaya
Dave sudah tiba, saat melihat Dave, Indrawan bergegas bangkit berdiri:
Dave….”
perlu sesegan itu, kamu tampaknya makin tangguh
Dave tersenyum!
ini berkat Tuan Dave, kalau bukan karena Tuan Dave, energi tulang–tulang tua ku ini pasti sudah habis disedot
Dave adalah alasan tubuhnya menjadi semakin sehat, kalau bukan karena Dave turun tangan membereskan Kursi Naga yang dia duduki setiap harinya, dia
karena tubuh Tuan Indrawan yang memang tangguh….”
dengar dari Yuki, kamu sekarang bekerja di PT Damai
pada
seorang staf pemasaran!” Dave
saya bertanya apakah kamu suka berbisnis, kamu menjawab tidak. suka, sekarang
Tanya Juan.
kepalanya, dia tidak tahu bagaimana dia harus menjelaskannya, saat dia pergi wawancara, dia tidak tahu kalau perusahaan itu adalah milik Keluarga Tanaka, lagipula dia juga tidak berniat untuk terus bekerja disana, ini hanya permasalahan sementara untuk menenangkan kedua orang tuanya saja!
orang untuk mengurusnya, mulai hari Senin
1/2
kesana beberapa bulan sekali, kalau semuanya hanya mengandalkan
benar–benar tidak punya waktu untuk mengurus perusahaan, menjadi staf pemasaran disana hanya untuk
diri, kalau tidak, pada hari ke 15 bulan
tak bernama!
saya tetapkan, saya juga tidak menyuruhmu harus berangkat kerja setiap hari, kamu urus saja urusanmu….”
maka dia bersikeras untuk menyerahkan perusahaan itu pada Dave!
situasi itu juga
disiapkan, dan mereka makan sambil mengobrol!
apa
karena Yuki mengatakan Indrawan
dengan canggung: “Tuan Dave, saya sudali menghubungi pemimpin itu, dia sedang dalam perjalanan
Tuan Indrawan ya!” Dave sekarang sudah tidak sabar ingin segera menyembuhkan
yang
Indrawan berkata!
ada masalah apa? Katakan saja, kalau saya bisa
Dave mengangguk!
punya seorang teman lama, dia dan istrinya pergi berziarah, namun saat kembali, istrinya mulai menjadi gila, dia sudah mencari banyak dokter
Indrawan melihat bagaimana Dave membereskan naga kebencian yang ada di Kursi Naga miliknya, dia sudah sangat kagum terhadap Dave!
2/2
167 Menjentikkan jari
Paling hanya kesurupan,
berkata dengan
memberitahu temanku agar dia. membawa istrinya untuk
ponselnya dengan bahagia
terlihat pada saat malam hari, Tuan Indrawan beritahu saja
Dave ya…” Tuan Indrawan
meminta Tuan Indrawan mencari Kuas Spiritual, itu
Dave tersenyum!
tidak perlu saling sungkan–sungkan juga, ayo dimakan, nanti lauknya
bersuara, karena dia tidak yakin berapa lama mereka
Dave kembali ke perusahaan!
menjemputmu, lalu kita kesana
dengan semangat
www
Yuki yang bersemangat bertanya sambil bercanda
takut, kan ada kamu, saya tahu tabib seperti kalian ini sangat hebat, kalian bisa mengusir setan dan menarik jiwa, ada anak–anak yang selalu menangis saat malam hari karena
acuh tak
kalau Yuki benar–benar melihatnya, dia akan ketakutan setengah mati!
mobil, dan Yuki langsung melajukan
1/3
jendela dan melihat dari atas, dia menunggu Dave pulang karena dia ingin melihat siapa wanita itu sebenarnya!
wanita itu dengan jelas, dia hanya melihat Dave
di ruangan departemen pemasaran, dia melihat
Yvonne tidak menatap Dave dan berusaha kuat merekahkan
senyuman
terlalu memperdulikannya, dan segera kembali ke tempat duduknya
mengirimkan sebuah dokumen,
isi dokumen, raut wajah Junior
perusahaan, Dave ditunjuk sebagai Direktur PT Damai Kimia dan itu efektif per hari Senin mendatang!
sudah menjadi atasan langsungnya
“Kenapa, kenapa……
isi dokumen itu dan mulai berteriak histeris, lalu merobek–robek dokumen itu!
Junior, ada
teriakan bergegas masuk
enyah dari hadapanku….”
berteriak pada sekretarisnya dan membuat
sudah seperti
karena kamu, semuanya
lama bekerja. untuk Keluarga Tanaka, sekarang dia malah dikalahkan oleh seorang
dia merasa dia sudah kehilangan kewarasannya
Junior perlahan–lahan menenangkan dirinya, dia melihat dokumen
didalam laci Junior, terlihat sebuah pistol yang tersimpan
2/3
pistol itu seolah sedang membuat keputusan
pistol itu, dan mengelus permukaan pistol yang dingin, hatinya
3/3
Atas dasar
suruh Dave datang
telepon kantornya dan menghubungi Billy!
pada saat itu masih mengamuk didalam kantornya, kaget
untuk apa Pak Junior
Tanya Mona.
saya tahu!” Billy mengernyitkan keningnya, dan perasaannya
tahu sejak awal kalau Dave dan Pak Junior pasti memiliki hubungan,
berkata dengan wajah kesal,
lagi, saya sudah sangat penat saat
yang sedang duduk di tempatnya: “Dave, Pak Junior menyuruhmu ke ruangannya, sepertinya mengenai masalah kontrak, apa kamu tahu apa yang harus kamu katakan setelah kesana? Kamu juga seharusnya sadar kan kamu tidak akan bisa menandatangani kontrak itu dengan mudah kalau bukan berkat saya dan
lalu menyeringai dan mendengus, dia tidak mengatakan
sikap Dave, Billy menjadi kesal: “Kamu kira kamu siapa, kalau bukan karena Mona yang merekomendasikanmu apa kamu bisa bertahan
Dave sampai didepan ruangannya, sekretaris ingin melapor terlebih dulu, namun Dave langsung membuka pintu dan melangkah masuk,
Junior, dia….dia menerobos
yang kaget bergegas menjelaskan
menatap Dave dan melambaikan tangannya pada sekretaris: “Keluar kamu, tanpa isyaratku, siapapun
1/3
segera menggeleng dan berjalan keluar sambil menutup pintu!
“Duduklah…”
menunjuk kursi yang ada dihadapannya!
sungkan–sungkan dan
seperti ini selama satu menit penuh, tetapi tidak ada yang mengeluarkan sepatah
kamu mencariku, cepat katakan, saya
Junior tidak mengatakan apapun, Dave akhirnya buka mulut!
penjara, atas dasar apa Yuki menyukaimu? Atas dasar apa kamu diangkat menjadi
dia belum memahami kenapa Yuki tidak menyukainya yang merupakan seorang siswa berprestasi, dan
terkemuka, atau konglomerat generasi kedua, mungkin Junior akan merasa sedikit lebih baik, tapi Dave hanyalah orang biasa, dan pernah masuk penjara,
apa menyukai seseorang perlu banyak alasan? Yuki menyukaiku karena memang menyukaiku, kamu bisa
menatapnya dengan tatapan mengejek!
serta nada bicara Dave seketika membuat Junior
tadi berusaha keras menenangkan
tinggalkan Yuki dan jangan kembali lagi. kalau tidak, saya akan membuatmu
gemetaran, kedua matanya terbuka lebar, dan berteriak dengan kuat pada Dave!
Dave mencibir: “Saya tidak pernah menyesal sama sekali, dan lagipula, kamu juga tidak
saya akan memperlihatkannya kepadamu, apakah saya punya
yang ada didalam laci
pistol
2/3
hebat!
3/3
Menahan peluru dengan tangan kosong
Junior mengarahkan pistol padanya, senyuman di wajah Dave
tidak ketakutan, Junior menjadi marah: “Saya benar–benar akan menembakkannya, asalkan saya menarik pelatuk
lihat tanganmu gemetar hebat, saya takut pelurumu akan meleset, saya mendekat ya, agar kamu menembak tepat pada sasaran….”
justru melangkah mendekat pada Junior, agar pistol
lebih baik segera pindah dari Kota Surau, dan
orang, dia juga tidak pernah menembak seseorang sampai mati, pistol ini juga dia rakit sendiri dengan suku cadang yang dia beli, saat diluar negeri, dia sangat tertarik dan menyukai pistol, namun saat kembali ke
menembak, tapi dia tidak pernah menembaki orang, apalagi sampai membunuhnya, sekarang Junior sedang berusaha mengendalikan dirinya sendiri,
takutnya membunuh
saya benar–benar bisa menembak….”
meskipun dia sudah menetapkan keputusannya, tapi pada
hidup, tapi kalau kamu berani menembak, maka yang akan mati adalah
dengan wajah
lalu kabur ke luar negeri,
itu ada ditangannya, maka
tidak percaya, coba saja
menaikkan nada bicaranya dan membuat Junior
1/2
karena itu juga, Junior tiba–tiba menarik pelatuk
Bam!
itu mengeluarkan percikan api, dan
mempersiapkan hatinya, dan menarik pelatuk tanpa sengaja karena kaget!
itu, dan membuat peluru itu
saat itu, tangan Dave diselimuti oleh energi spiritual, dan
membuka genggaman tangannya dengan perlahan,
terlihat!
dengan
pistol yang ada ditangannya terjatuh ke lantai!
bilang kan, kalau kamu menembak, orang yang mati adalah kamu….”
aura pembunuh
pembunuh dari Dave, Junior merasa sekujur tubuhnya mati rasa, seolah
mungkin, ini tidak mungkin….bagaimana kamu bisa menahan peluru itu?”
sekuat tenaga, dia tidak percaya. dengan apa yang baru dia lihat, dia tidak mengerti,
biasa, dia bahkan bukan orang yang berlatih bela diri, karena itu dia tidak tahu tentang seni bela diri yang
ada yang tidak mungkin, kalau kamu tidak percaya, tembakkan saja
dingin dimatanya
menembak lagi, dia bahkan sudah tidak punya keberanian untuk meraih pistol itu
kosong? Meskipun Junior tidak percaya, tapi
Dave yang terlihat biasa-
2/2
Pergi untuk selamanya
bisa menahan peluru dengan tangan kosong, mana mungkin
tahu Dave pasti punya identias lain, yang tidak terlacak
teringat saat di Restoran Lima, Hercules tidak melakukan apapun terhadap Dave, malah memakinya dan membuatnya bingung, setelah diingat–ingat saat ini,
membanggakan dirinya sendiri, dan mengira dirinya ratusan kali lebih hebat dibandingkan dengan Dave, tapi seketika itu dia menyadari, kalau dirinya
jangan bunuh
juga tertarik karena kegugupannya, walaupun dia sudah mempersiapkan diri sebelumnya,
Junior yang seperti itu, Dave kehilangan keinginannya untuk membunuh, dia membuang peluru itu ke lantai dan berkata dengan dingin: “Mulai hari ini, enyahlah dari
langsung bangkit
sekretaris tepat berada didepan pintu, dan saat melihat Junior yang berlutut dilantai
sejenak dan membuatnya terkejut, hanya saja Dave tidak mengatakan apapun, dia juga tidak menutup pintu
berlutut di lantai!
“Enyah, enyah…..”
berteriak marah pada
yang kaget segera pergi dari sana, hatinya merasakan ketakutan, dia takut dia akan dipecat karena
pistol dan peluru yang
itu, Junior juga tidak pernah terlihat lagi di perusahaan, maupun di kota Surau!
untuk membahas masalah komisi?
ruangan Junior, Billy bergegas bertanya padanya.
1/3
Dave, tapi demi
melirik Billy sekilas, dan berkata dengan
sama dengan Laurents sudah kami urus terlebih dulu selama beberapa bulan.kamu ini hanya menerima kontrak tanpa mengerjakan apa–apa, jangan kira kamu sudah sangat
melihat sikap Dave yang seperti itu
itu, kalaupun ada, saya tidak
Mona sekilas dan berkata dengan
adalah perkataanmu sendiri ya, semua orang mendengarnya, kamu tidak
yang mendengarnya seketika berteriak dengan keras, dia takut
akan menyesal!” Dave tersenyum sinis!
tersenyum sungmirah, kalau Dave tidak menginginkan komisinya, maka semua itu akan menjadi miliknya, pada saat itu membayar uang muka untuk membeli rumah di
dan mengoloknya, kontrak sebesar itu, komisinya pasti banyak, tapi Dave malah tidak menginginkannya!
satu tim, Dave tidak menginginkan komisinya,
menghampiri Yvonne dan berbisik
yang berada tidak jauh darinya, dan kemudian menggelengkan kepalanya “Saya juga tidak mau!”
itu berhasil ditanda tangani bukan karena
menanyakannya, mungkin karena dia sudah mendapatkan seorang
2/3
ya, atau punya dendam
dengan
3/3
Mencari
Yvonne juga tidak pulang
sendiri!
apa dengannya hari ini?”
naik taksi
sejak tadi siang Yvonne terlihat kurang semangat,dan tidak terlalu.
di rumah. Dave segera mengganti pakaiannya, dan Yuki datang
seperti ini, kalau kedatangan sebuah mobil mewah akan menjadikannya pusat
ini, untuk apa datang ke perumahan tua seperti ini?”
dia menaksir seorang pria
mana mungkin menaksir pria dari
sekelompok bibi–bibi sedang duduk
sangat penasaran, siapa orang yang
Dave berjalan keluar dari rumahnya dan menaiki mobil ini, dia langsung tercengang!
putranya keluarga Collin kan? Dave
Dave dan Yvonne juga mempunyai hubungan yang baik kan, ada apa ini?”
muda zaman sekarang semuanya menginginkan status sosial yang tinggi…
Melissa bergegas pulang ke rumah, dia ingin bertanya pada putrinya sendiri apa yang
di pinggiran Kota Surau yang masih belum berkembang, rumah
lebih, Dave akhirnya menemukan tempat yang dimaksud, dan Indrawan sudah menunggu disana
melihat sekeliling dan tidak mempercayai, dengan status Indrawan, dia bisa memiliki seorang teman baik
1/2
“Tuan Dave….
Indrawan kembali menyapa dan menyambutnya
disamping Indrawan, terlihat seorang pria tua yang penuh uban, hanya saja dibandingkan
adalah orang yang saya ceritakan padamu, Tuan
pada orang yang ada
tercengang, wajahnya penuh dengan
dipanggil Tuan oleh Indrawan pastilah seorang yang usianya jauh lebih tua dari mereka, maupun sebaya, tapi tidak disangka, Dave masih semuda itu, bahkan terlihat seperti
“Bambang, Bambang…..
Bambang yang terbengong sejak
yang kering dan keriput. lalu berkata: “Tuan Dave, apa kabar……”
Bambang,dan menggangguk
kamar, mohon
Bambang
di sisinya, yang
Bambang adalah teman masa kecil, dulu saat kecil Indrawan juga tinggal disalah satu rumah
saat bersekolah, Indrawan pindah dari sini dan mulai melangkah memasuki dunia politik, dan sempat
Bambang untuk pindah dari sini, dan membeli sebuah
hidup dengan sangat baik, dia tidak pernah bertanya apapun lagi kepada
2/2
172 Ditinggalkan anak
hebat tidaklah sulit, tapi setelah Indrawan mendengar tentang kondisi istri Bambang, dia merasa kalau istrinya Bambang tidak sekedar sakit biasa, jadi memutuskan
pada sebuah halaman. halamannya sangat kecil, hanya seluas 3 batu bata, dan di sudut halaman itu digunakan untuk memelihara ayam dan bebek sehingga
datang ke tempat seperti ini, sedangkan Dave tidak merasakan
Dave dan yang lainnya mendengar suara teriakan dan
saya sudah menjadi ibu suri,
terus berteriak dan menangis histeris, Yuki yang mendengarnya ketakutan setengah mati, tangannya mencengkram lengan baju Dave dengan erat, dia sedikit menyesali
kamar disebelah kiri, dan seorang wanita tua berusia 60 tahun yang rambutnya sudah memutih, dan keriput
kamar itu hanya terdapat sebuah ranjang, dan tidak ada perabotan lainnya, dan saat wanita tua itu melihat ada yang memasuki kamarnya, dia langsung melompat
Berani menerobos ke istanaku, saya akan menangkap kalian….”
memelototi dan
orang yang akan mengobatimu,
dan menenangkan
sangka, istrinya malah mengigit Bambang lalu berlari ke pojok ruangan!
hanya bisa menghela nafasnya
seperti ini?
pada
seperti ini, kadang dia bersikap
1/2
hanya saja semakin hari keadaannya semakin parah…”
dengan wajah
dia menjadi seperti ini setelah kalian pulang dari
Dave kembali bertanya.
istriku mengatakan kalau dia merindukan putra kami, jadi saya membawanya ke makam putra kami, tapi siapa sangka, dia malah menjadi seperti ini…..
sudah meninggal beberapa tahun lalu akibat kecelakaan….”
menjelaskan
istrinya, dalam hati dia sangat mengasihani mereka, kehilangan anak adalah sesuatu yang sangat menyedihkan.
pulang dari berziarah, apakah ada hal–hal aneh yang
“Tidak ada, semuanya tampak biasa–biasa saja, tidak ada
Bambang kesurupan?” Indrawan bertanya
lalu mengeluarkan sebuah bungkusan kain yang berisi
sebuah jarum perak dan
Dave dan berkata: “Berhati–hatilah,
akan ada
tua itu juga menerjang kearah Dave, dia membuka mulutnya dan hendak
perak itu pada leher wanita tua, membuatnya langsung terpaku dan
tubuh istrinya, namun istrinya sama sekali tidak bergerak, Bambang seketika
2/2
Bab 173 Keracunan
dia kelihatan ingin memukul Dave!
Bambang: “Bambang. Tuan Dave sedang mengobati istrimu, apa yang kamu
istrimu ini hanya pingsan, dia tidak akan kenapa kenapa!”
memegangi nadi wanita tua itu, dan
pasti akan memaksa setan itu keluar, tapi tidak peduli sebanyak apapun energi spiritual yang Dave pindahkan, wanita tua itu tidak bereaksi!
“Lantas apakah
ini kesurupan, dan dia perlu memaksa setan itu untuk keluar dari tubuh wanita
pada Dave yang termenung, dengan raut wajahnya yang sedikit aneh!
Dave, meskipun dia takut, tapi dia juga penasaran seperti apa
termenung, dan suasana di kamar itu menjadi
perlahan, keningnya
mengerahkan terlalu banyak energi spiritual,
kesurupan, saya akan memeriksanya lagi…”
menusukkannya pada pergelangan tangan wanita tua itu lalu
menusuk secara menyeluruh
Dave menarik jarum perak itu dan pergelangan tangan wanita tua itu tiba- tiba meneteskan darah
tercengang, terutama Bambang, wajahnya terlihat sangat panik, dia ingin mengatakan
Indrawan merasa heran, orang
1/2
darah hitam!
sepertinya dia keracunan dan membuat kewarasannya terganggu,
Dave menjelaskan!
“Bambang, sebelum sakit, apakah istrimu memakan sesuatu? Kenapa bisa keracunan?”
dan memikirkannya kembali, lalu menggelengkan kepalanya: “Sepertinya dia tidak memakan apapun, setelah pulang
itu Indrawan juga tidak tahu harus berkata
apakah istrimu memakan sesuatu setelah berziarah, meminum air, memakan
bertanya kepada
tidak
saat menjawab, Bambang
seperti itu, Dave tahu kalau dia
mereka tidak berniat berkata jujur, maka tidak peduli betapa Dave mengasihani mereka, dia juga
dokter
perak dan hendak
juga menyadari kalau Bambang sedang menyembunyikan sesuatu, lalu memarahi Bambang: “Bambang, saya meminta bantuan Tuan Dave untuk menyembuhkan istrimu, tapi kamu malah tidak mau berkata jujur, apa kamu
serba salah, dia melihat istrinya yang terbaring di ranjang, dan menggertakkan giginya dan berkata: “Kami memang melihat sesuatu saat berada di kuburan, lalu istriku mengambilnya dan membawanya sampai ke rumah….”
2/2
174 Jamur
“Apa itu?”
dan Dave bertanya di
sangat besar, sekilas terlihat seperti jamur Lingzhi tapi ada yang berbeda, istriku merasa jamur ini pasti sangat bernilai, jadi dia
menjawab dengan canggung!
itu? Coba perlihatkan
Kata Dave!
menganggukkan kepalanya, dan berjalan keluar dari kamar, segera, dia kembali
benda yang mirip dengan jamur Lingzhi, tapi jamur Lingzhi ini tidak terlihat seperti
apa ini? Bentuknya tidak
melihat benda yang ada didalam botol kaca itu
di tanah,
berkata, Bambang membuka botol kaca itu dan
“Bambang, hati–hati beracun…..”
itu dengan tangan kosong, berteriak dengan
kalau beracun, saya pasti
langsung mengeluarkan
istrimu juga tidak mungkin terkena racun
Indrawan berkata!
Bambang yang memegangnya, maka
tidak apa–apa, tapi kalau digigit, akan teracuni….”
1/2
dari tangan Bambang, lalu membaliknya, dan benar saja, dibagian bawah benda itu terlihat
sudah memberitahunya sejak awal, jangan memakan benda yang asal usulnya tidak jelas ini, tidak disangka
menyesal, dia tidak berhenti memukuli
jangan melukai dirimu sendiri, Tuan Dave akan mencari
Dave, sebenarnya benda apa ini? Dilihat
mengambil benda di tangan Bambang, lalu mencubitnya dengan
dia bisa merasakan segala sesuatu yang ada di dunia, benda yang mirip jamur lingzhi ini disebut Taisui, dia memiliki indra, dan membuatnya menjadi Wu Tao Ling Zhi, benda ini sangat jarang ditemui, biasanya mereka dipetik atau dimakan oleh hewan saat masih berukuran kecil, yang tumbuh sebesar ini benar–benar
Read Perintah Kaisar Naga (Dave & marah) Bab 161-180 - the best manga of 2020
Of the Novelxo.com stories I have ever read, perhaps the most impressive thing is Perintah Kaisar Naga (Dave & marah). The story is too good, leaving me with many doubts. Currently the manga has been translated to Bab 161-180. Let's read now the author's Perintah Kaisar Naga (Dave & marah) Novelxo.com story right here