Bab 1899 Menghancurkannya hingga menjadi daging cincang

Pero tetap tenang dan melambaikan tangannya dengan santai, burung api surgawi itu langsung menyambar!

Huhuhu…

Burung Api Surgawi terus mengepakkan sayapnya, bola api terus membumbung ke langit dan pantulannya membuat separuh langit menjadi merah!

Binatang buas yang tercipta dari jimat Kenari sedang meraung di tengah–tengah kobaran api!

Secara mengejutkan semuanya terbakar dan akhirnya lenyap.

Kenari yang melihat itu segera merapal mantra lagi dan jimat–jimat di tubuhnya di tubuhnya melesat ke udara!

“Mantra Pengendali Air…”

Kenari berteriak dan tanah di sekeliling mulai retak, pilar–pilar air juga melesat ke udara!

Pilar–pilar air menyatu dan membentuk tornado air, lalu menyapu ke arah Burung Api Surgawi!

Burung Api Surgawi menyemburkan kobaran api, namun api itu langsung padam saat bertemu dengan air dan tornado air langsung mendekat!

Dan di sekitar Burung Api Surgawi, semburan air dalam jumlah besar menghantam Burung Api Surgawi!

Surgawi bukan api spiritual atau Nyala Api Samadhi, jadi di hadapan semburan air dalam jumlah besar, api itu menjadi

oleh

Api Surgawi itu adalah satu–satunya yang tersisa

komando Pero, bahkan

menghindar tepat waktu dan langsung terlempar lalu

dikendalikan oleh orang seketika berubah

kembali ke tanah!

di tubuh Burung Api Surgawi kembali

melampauiku selamanya,

apa yang bisa

dan tertawa terbahak–bahak untuk memprovokasi

“Dasar brengsek…”

energinya mulai meningkat dan hendak bertarung

bergerak, seteguk darah

jangan bergerak lagi, biar saya yang menangani

melihat hal ini segera menghentikan Kenari

melirik Dave dan mendengus dingin : “Nak, siapa kamu? Berani berlagak seperti ini? Apakah anak muda sekarang begitu

tidak saya bisa menghancurkanmu hingga menjadi

yang berani berlagak di usia muda segera mengancam

“Namaku Dave…”

Dave berkata dengan ringan.

Dave melontarkan dua kata itu, Pero yang awalnya

Klan Raja Naga dan

terkenal di seluruh

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255