Bab 1971 Lahir kembali

Robin berjalan menuju altar dewa dengan perlahan, sama sekali tidak memedulikan orang lainnya, empat orang Jubah Hitam Emas berada di sisi kiri dan kanan Robin, orang–orang yang ada di sekeliling juga hanya bisa melihat dan tidak berani bersuara!

Bahkan Carl juga saat ini mengernyitkan keningnya, jika tahu akan seperti ini dia pasti membawa lebih banyak ahli!

Sekarang energi spiritual sudah pulih, mereka akan bebas dari tekanan hukum alam di Pulau Parbat, kekuatan mereka juga akan pulih!

dia sangat

Dave menatap Robin yang terus mendekati altar dewa dan mengepalkan tangannya, ingin menyerang namun Kenari menariknya perlahan sambil menggelengkan kepalanya pada Dave!

Empat orang Jubah Hitam Emas memiliki kekuatan Maha Guru, jika Dave menyerang saat ini, dia sama sekali tidak akan bisa menang!

Selain itu orang–orang yang ada di sekeliling mereka memiliki pikiran picik mereka masing- masing, tidak akan ada orang yang membantu Dave.

Dengan seperti itu, Robin berjalan menuju ke depan altar dewa di hadapan semua orang, merasakan aura yang terpancar dari tubuhnya Robin tampak sedang menikmatinya!

Tidak lama kemudian, tubuh Robin bergetar hebat dan diikuti dengan bayangan hitam yang perlahan–lahan memisahkan diri dari tubuh Robin!

Aura mendominasi di tubuh Robin jelas menjadi lemah saat bayangan hitam itu terpisah!

itu berdiri di depan altar dewa dan

seberkas cahaya yang masuk ke dalam bayangan hitam itu, membuat bayangan hitam itu perlahan–lahan membesar lalu pada akhirnya berubah menjadi sosok manusia yang

yang ada

tiba–tiba tertawa

“Hahaha…hahaha…”

saya tidak perlu hidup dalam kegelapan

mendongak dan

kekuatan yang drastis, namun dia juga tidak berani mengeluh sedikit pun dan segera

kepada Penyihir Agung

Robin berteriak dengan keras.

juga segera berlutut dan

dari klan dan keluarga lainnya tidak bisa menahan

mereka ini adalah kultivator

enyah, atau mati di sini, sekarang tempat ini sudah dikuasai oleh Aliansi Seni

Agung berkata pada

mengangguk lalu menyapu semua orang yang ada di

memberi perintah, agar kalian segera pergi dari sini, kalau tidak

dengan nada yang

ke Pulau Parbat karena alasan ini, bagaimana mungkin mereka pergi

: “Saya hanya akan memberi kalian waktu satu menit, yang tidak

menghadapi empat orang Jubah Hitam Emas, sekarang ditambah dengan seorang yang disebut Penyihir Agung, dan

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255