Bab 2221 Kerja sama

Tidak menunggu kedua orang itu bereaksi, aura pedang itu seketika menghantam mereka hingga terlempar, sementara beberapa murid Sekte Badai Angin dan Klan Meteor di sekitar mereka juga langsung tidak bernafas lagi setelah tubuh mereka ditembus oleh aura pedang itu!

Hal ini membuat raut wajah Kedi dan Tobi menjadi sangat jelek, beberapa orang itu menyerang bersama dan tidak hanya tidak bisa membunuh Dave, malah berbalik dipenggal oleh pihak lawan!

“Saya sudah memberi kalian kesempatan untuk tetap hidup, tapi kalian malah tidak menghargainya, jadi jangan salahkan saya kalau kalian harus mati di sini hari ini!”

Dave menatap dua orang

itu dengan tatapan penuh niat membunuh!

Saat ini, mata Tobi dan Kedi tidak berhenti berkedut, mereka sama sekali tidak menyangka hasilnya akan menjadi seperti ini!

Jika meminta mereka pergi sekarang, mereka pasti tidak bersedia, Buah Pencerahan Spiritual ada di hadapan mereka, tapi jika mereka tidak pergi mereka juga tidak bisa mengalahkan Dave.

Untuk sesaat Tobi dan Kedi tidak tahu harus berbuat apa!

“Hahaha, Tuan Muda Klan Meteor dan Tuan Muda Sekte Badai Angin yang terhormat malah dipukuli sampai ketakutan oleh seorang anak dari dunia fana, jika ini sampai tersebar keluar, bukankah akan ditertawakan habis-habisan!”

Di saat Tobi dan Kedi tidak tahu harus berbuat apa, tiba-tiba sebuah suara tawa keras terdengar dari belakang mereka!

yang tampak sama berjalan keluar, dan kekuatan mereka juga sangat kuat, setidaknya sudah di ranah Maha

“Sekte Bara Langit?”

yang datang, Tobi dan Kedi tampak tercengang!

maju lalu berkata dengan penuh hormat pada lelaki tua yang

dan mengernyitkan keningnya, dia terlihat sedikit kaget: “Panji, kamu tidak mati? Bahkan sudah tiba di sini?”

menunduk dan ekspresinya terlihat gugup: “Kekuatanku tidak cukup kuat

dia bisa bertahan hidup dan tiba di sini karena tunduk

sudah memakan pil beracun dari Dave tapi dalam situasi seperti sekarang ini dia juga

minggir ke

tersenyum ke arah Tobi dan Kedi: “Kedua Tuan Muda,

Agung kenal dengan Tobi

Tobi dan Kedi berubah menjadi sangat jelek dan tidak mengatakan apa

akhirnya, Tobi yang angkat bicara: “Kalian Sekte Bara Langit bukankah sudah menghilang selama bertahun-tahun? Kenapa tiba-tiba muncul lagi di sini?”

Pelindung Agung tersenyum: “Kami Sekte Bara Langit tidak pernah menghilang, dan selalu ada di tengah-tengah terowongan Gunung Herra”

ke sini juga demi reruntuhan Istana

ini Kedi juga

ini, untuk apa

membunuh anak itu, pada saatnya kita tiga pihak bisa membagi

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255