Bab 2230 Posisi pertahanan

Dave meinbuka mulutnya dan Kristal Naga itu langsung masuk ke dalam tubuh Dave, lalu segera menyatu dengan Kristal Naga di dalam tubuh Dave!

Awalnya, Kristal Naga di dalam tubuh Dave yang sudah memudar kini kembali bersinar terang!

“Nak, hari ini saya pasti akan merobek jantungmu dan melihat ada berapa banyak harta karun yang kamu miliki di dalam tubuhmu itu!”

Pelindung Agung melihat Dave yang menelan Kristal Naga seketika berteriak marah!

Dave mana peduli dengan Pelindung Agung n bertanya pada Nana : “Bagaimana dengan Buah Pencerahan Spiritual?”

“Masih tersisa satu buah lagi…”

Nana menjawab dengan lantang!

“Hm, walau kalian bisa memetik seluruh Buah Pencerahan Spiritual, tapi semua itu tetap akan jatuh ke tanganku!”

Pelindung Agung mendengus dingin, lalu menerjang ke arah Dave!

Dave telah menelan sebutir Kristal Naga dan kekuatan spiritual di dalam tubuhnya sudah pulih sebagian, namun untuk menghadang serangan Pelindung Agung, tampaknya hampir mustahil.

Tapi jika dia mundur, maka Nana akan berada dalam bahaya dan semua Buah Pencerahan Spiritual itu akan jatuh ke tangan Pelindung Agung!

Pelindung Agung menatap Dave dengan dingin lalu satu tangannya tampak seperti merobek ruang dan langsung meraih ke arah Dave!

Agung tidak ingin membunuh Dave saat ini, dia ingin menangkapnya

pihak lawan tapi Dave sudah terbakar emosi dan terus melayangkan pukulan ke arah tangan

menghantam tangan itu dengan keras, serangan itu tidak menyebabkan kerusakan

dan membuatnya tidak

tangan itu akan segera tiba di hadapan Dave dan

“Sudah selesai…”

berteriak keras dan semua Buah

1/3

mulai berguncang hebat dan sebuah kekuatan yang amat besar langsung menghancurkan tangan

dan mahkota pohonnya yang lebat perlahan-lahan menyusut menjadi bentuk bola, dan

Pencerahan Spiritual terdapat sebuah bola hijau yang terbungkus

melihat situasi seperti ini seketika merasa kebingungan!

Pohon Pencerahan Spiritual tiba-tiba berubah menjadi

jadi Pohon Pencerahan

berkata dan mengernyitkan

dan daun pohon, satu tinju saja sudah cukup untuk

dingin lalu melompat.

tinjunya dan diikuti

bola itu!

Bam…

keras, tubuh Kedi langsung terlempar keluar, sementara bola yang terbungkus

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255