Bab 2579 Menipu

Klan Tungku Giok!

Sarbin berdiri dengan gugup di depan Gurunya, Bacchus, karena merasa bersalah di dalam hatinya jadi sepasang kaki Sarbin terus gemetar!

“Kamu bilang Herba Bangau Ilahi ada di tangan adik seperguruanmu, Tirta? Dan dia baru akan kembali beberapa hari lagi?”

Bacchus bertanya pada Sarbin!

tidak sempat bertemu dengan

“Benar, karena Guru mendesakku untuk segera kembali saya adik seperguruan, namun adik seperguruan sudah mengatakan dia akan membawa Herba Bangau Ilahi kembali ke sini dalam waktu tiga hari!”

Sarbin masih menipu Gurunya sendiri, dia tidak berani mengatakan dia kehilangan Herba Bangau Ilahi dan diambil oleh orang lain, jika dia berkata seperti itu maka dia pasti akan dihukum!

Bacchus menatap murid di depannya d@tiba–tiba tertawa, saat Sarbin melihat Gurunya tertawa dia seketika merasakan firasat buruk!

Piak!

Tidak lama kemudian, senyuman Bacchus menghilang dan digantikan dengan kesuraman, sebuah tamparan juga langsung melayang ke wajah Sarbin!

“Kamu masih ingin menipu Gurumu, Herba Bangau Ilahi itu sudah diambil oleh orang lain,

kan?

Bacchus berteriak marah pada Sarbin!

tercengang dan menatapnya dengan kebingungan: “Guru, bagaimana…bagaimana

melihat dengan mata kepalaku sendiri, Herba Bangau Ilahi

berguna, bahkan sebuah Herba Bangau Ilahi saja tidak bisa kalian petik,

sangat marah dan tidak sabar untuk segera menampar Sarbin sampai

oleh Dave, dia juga tidak akan kalah bertaruh pada Dave

Saldo:

700+ 615

1 Mutiara

Beb 2579 Meol

Guru tidak perlu khawatir, kamil sudah memeriksa keberadaan orang yang memetik tanaman dewa itu, selama dia kembali ke desa maka

Tirta, menghadapi Dave bukan hal

baru saja menyelesaikan kalimatnya, Bacchus sudah melayangkan

Tirta itu sudah dibunuh oleh orang

yang sudah hancur dan berkata: “Token penyelamat nyawanya saja sudah digunakan, Tirta sudah mati.”

Ilahi itu bukanlah orang biasa, bisa diperlakukan dengan penuh hormat oleh Kaisar Siluman Arkeus

pun, sementara kokatan Dave juga tidak tinggi, tapi Kaisar Siluman Arkeus masih bersikap seperti itu, hal

tinggal di Desa Babka sudah mencari tahu, namun mengenai asal usul

pergi lagi ke Desa Batu, jika bisa bertemu lagi dengan Dave maka saya. pasti akan

Sarbin ingin memperbaiki kesalahannya dengan

mengangguk dan berkata: “Minta kakak seperguruanmu untuk

benar–benar bertengan Dave, jangan bunuh dia, bawa

benda bagus

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255