Bab 687

Salah satu rekan bisnisnya telah menggunakan saham perusahaan untuk jaminan utang triliunan. Karena hal ini, perusahaan dijual dan penjualannya langsung diurus oleh bank. Barulah kemudian Donni tahu kalau Donni juga bertanggung jawab untuk membayar utang lain, yang diatasnamakan dengan namanya.

Inilah utang yang sudah dilunasi Arya semuanya.

Donni marah sekaligus pasrah. Tapi, tidak ada lagi yang bisa dia lakukan untuk mengubah ini semua. Makanya, dia tak punya pilihan lain dan hanya bisa menerima takdir. Selain itu, dia selalu berencana untuk pensiun suatu hari nanti.

“Ayah, fokuslah pada kesehatan Ayah dulu,” ujar Salsa menenangkannya. Dia berdiri di dekat tangga lantai dua dan menatap Arya yang sedang bekerja di depan laptopnya di lantai satu saat dia menelepon Ayahnya. Laki–laki itu tampak dingin, tegas, dan menawan di saat yang bersamaan.

Sampai sekarang, dia masih tidak percaya kalau bibir lembut Arya sudah menciumnya.

Tasya tiba di perusahaan lebih pagi dari biasanya untuk menemui beberapa tamu penting. Sebagai seorang desainer perhiasan, dia selalu peduli dan telaten dengan pelanggannya. Meskipun statusnya sekarang lebih tinggi, dia masih menemui setiap pelanggan dan sikapnya itu membuat pelanggan terpesona.

dua cangkir kopi kemudian, dia berhasil mendapatkan

dari metode operasional yang lama, mereka harus berusaha sekuat tenaga dan Tasya ingin menjadikan Jewelia sebagai perusahaan papan atas dalam industri ini.

Jewelia, dia tahu kalau perusahaan memiliki banyak karyawan yang tidak produktif. Dia juga tahu para pemalas ini adalah orang–orang

hal itu, Tasya memutuskan untuk merestrukturisasi seluruh perusahaan

karyawan yang Tasya kenal, dia percaya pada Felly, Luki, serta Mason dan mereka saat ini

dengan cepat. Posisi wakil presdir akan dipegang oleh Luki, sementara Felly naik jabatan menjadi direktur kepala darah. Sementara Mason naik jabatan dan bertanggung jawab untuk menjalankan operasional bisnis untuk divisi busana Jewelia

dilakukan Tasya adalah memberi mereka posisi

harinya, jajaran eksekutif perusahaan Jewelia pun berubah. Semua manajer yang yakin kalau posisi mereka aman dan mendapatkan tunjangan besar, harus rela diturunkan jabatannya pada posisi yang lebih rendah dan gaji yang mereka dapatkan juga ditentukan dari

dengan tulus dan jujur untuk perusahaan juga naik jabatan

besar Jewelia, sementara mereka yang direkrut kembali akhirnya sadar kalau manajemen perusahaan memperlakukan mereka dengan adil. Hal ini membuat mereka semakin termotivasi

membaca–baca dokumen di ruangannya. Tiba–tiba, dia mendengar suara Maya terdengar dari luar ruangan.

bisa masuk,

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255