Bab 2010 Tidur yang Nyenyak
Lorenzo pun pergi dengan tenang. Setelah menutup pintu, raut wajahnya langsung menjadi serius, “Ivan kabur?”
“Tuan, tebakan Anda sungguh tepat.” Jasper berkata dengan terkejut, “Aku baru menerima kabar, juga sangat kaget.”
“Seharusnya orang–orang Monarki yang membuat ulah.” Lorenzo langsung masuk ke ruang kerjanya, “Sekelompok orang di belakang Pastorico masih belum menyerah.”
“Ya.” Jasper mengangguk, “Meski kekuatan Pastorico berkurang karena kejadian sebelumnya, tapi sekarang orang–orangnya masih diam–diam mendekati Ivan, sepertinya ingin membuat masalah.”
“Huh!” Lorenzo terlihat meremehkan.
“Pasar Eropa dan Amerika tidak mudah direbut.” Jasper menghela napas, “Tuan, apa kita mau ….‘
“Kita sudah mengangkat senjata, mana bisa mundur?” Lorenzo berkata dengan dingin, “Hadapilah sesuai situasi yang sebenarnya!”
“Baik.” Jasper mengangguk, “Kalau begitu, apa yang mau kita lakukan sekarang?”
kita, biarkan dia sendiri yang mengurusnya. Kita adalah pengusaha, hanya melakukan hal yang seharusnya dilakukan oleh pengusaha.”
jika Presiden mencari Anda dalam waktu dekat ini, aku akan mencari alasan
Lorenzo mengangguk puas, “Bagaimana dengan tiga keluarga
Jasper berkata dengan suara rendah. “Keluarga Henderson masih mau berulah. Mungkin karena sebelumnya mereka
berbahaya, “Tidak perlu memedulikannya. Biarkan mereka lanjut berulah, kesalahan semakin banyak semakin
takutnya mereka akan semakin bertindak lancang. Nanti mungkin
peduli, “Sekarang kalau mau mengungkap kejahatan tiga keluarga besar,
“Mengerti.”
harus pergi ke Negara
akan segera mengurusnya.”
kembali ke kamar saat pukul
sudah tertidur, kira–kira karena baru menggunduli kepalanya, dia masih merasa malu, maka dia menggunakan selimut untuk menutupi kepalanya, seperti seekor kucing kecil yang bersembunyi di dalam
ini, hati Lorenzo tergerak. Namun, teringat kondisi luka Dewi yang saat ini sangat serius, Lorenzo pun takut tidak sengaja mengenai luka Dewi, maka dia
pemilih dalam hal tempat tidur. Mungkin karena beberapa waktu ini terbiasa berjaga semalaman di rumah sakit,
pun tertidur, tidur dengan
Dewi meraba–raba sisi bantalnya dalam kondisi setengah sadar. Tidak merasakan keberadaan Lorenzo, dia merasa sedikit sedih. Namun, kemudian menyadari bahwa pria itu tidur di sofa, dia pun sedikit tersentuh.
Update Bab 2010 of Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar by Novels online
With the author's famous Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar series authorName that makes readers fall in love with every word, go to chapter Bab 2010 readers Immerse yourself in love anecdotes, mixed with plot demons. Will the next chapters of the Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar series are available today.
Key: Tiga Harta Ayah Misterius Ternyata Seorang Bos Besar Bab 2010