Bab 185
Timothy hanya mengelola Grup Intermega atas nama Samara untuk sementara.
Ketika suatu hari dia secara resmi mengembalikan Grup Intermega kepada bos, orang–orang ini akan lebih terkejut lagi!
Lelang hari ini adalah lelang paling penting dalam beberapa tahun terakhir, bahkan Tuan Wirianto, presiden Asosiasi Lelang juga datang langsung ke tempat pelelangan untuk mengetuk palu di platform dan akhir lelang.
Pembeli yang dapat hadir disini semuanya adalah tokoh–tokoh terkemuka di Kota Metro, dan pemandangannya penuh dengan pakaian dan parfum yang mahal, dan ini jauh lebih mewah dibandingkan dengan acara biasanya.
Timothy menyesap sampanye di tangannya dan melihat sekeliling.
Tiba–tiba, lengan Timothy tertabrak dengan kuat dan saat dia hendak memaki, dia menemukan seorang pemuda yang mengenakan kemeja hitam dan kacamata berbingkai emas.
Penampilan ini...
Timothy hampir menyemburkan sampanye.
“B....bos.” Timothy terbatuk–batuk untuk sesaat.
“Kotor sekali.” Samara mengambil tisu dan menyerahkannya kepada Timothy. “Kamu ini citra dari Grup Intermega, bersihkan mulutmu.”
Timothy menyeka dan bertanya, “Bos, mengapa kamu di sini?”
selain buah darah naga, ada beberapa harta karun yang akan dilelang.” Samara berkata dengan pelan, “Meskipun saya mungkin tidak mampu membeli semuanya,
datang saja, kenapa kamu menyamar
Sec
samaranku sebagai seorang
dalam penyangkalan dan berkata dengan serius, “Bos, bintik–bintik pada topeng wajah ini sangat jelas, saya saja langsung mengenali Anda hanya dengan sekilas. Kalau tidak, berada didalam kerumunan orang banyak seperti ini, saya pasti akan menganggap anda sebagai Tuan Muda dari keluarga mana!”
kecil Samara tampak acuh
yang sangat gentleman dan sangat sabar kepada
keluarga kaya dan konglomerat merasa hati mereka hancur saat melihat pemandangan mereka berdua di
menemukan seseorang yang seperti
mereka tidak pernah menyangka bahwa dia tidak
Tidak lama kemudian.
konglomerat yang mulai mengelilingi
dan berbicara tentang beberapa topik tentang arah kerja sama di masa depan, Samara pergi diam–diam pergi
tidak suka bersosialisai seperti ini.
berurusan dengan orang–orang,
beranjak, dia berkeliaran
staf di belakang panggung secara intensif mempersiapkan pameran dan
arah jalan jadi
Update Bab 185 of Empat bayi Kembar Kesayangan Ayah Misterius
Announcement Empat bayi Kembar Kesayangan Ayah Misterius has updated Bab 185 with many amazing and unexpected details. In fluent writing, In simple but sincere text, sometimes the calm romance of the author Novelxo.com in Bab 185 takes us to a new horizon. Let's read the Bab 185 Empat bayi Kembar Kesayangan Ayah Misterius series here. Search keys: Empat bayi Kembar Kesayangan Ayah Misterius Bab 185