Bab 2098 Kitab Ilahi tanpa tulisan

“Anch sekali…”

Dave mengernyitkan keningnyal

Elena juga berkata dengan bingung : “Untuk apa Tuan Graham memberikan Kitab Ilahi tanpa tulisan kepada kita, juga tidak memberitahukan kita caranya…”

“Tuan Graham meminta kalian memberikan buku ini padaku, maka pasti ada kegunaannya, karena dia tidak memberitahukan caranya itu artinya dia merasa saya memiliki kemampuan untuk memahami buku ini!”

Dave sangat mengagumi Tuan Graham di dalam hatinya!

Bukan karena bantuan Tuan Graham kepadanya, tapi karena dia merasa Tuan Graham sangat terpelajar dan serba bisa, seolah-olah dia memahami semuanya, mengetahui semuanya…

“Dave, apakah Kitab Ilahi tanpa tulisan ini harus terjalin dengan garis keturunanmu agar kamu bisa melihat isinya?”

Pada saat ini, Yuki angkat bicara.

Dave yang mendengarnya segera menggigit jarinya hingga berdarah lalu meneteskan beberapa tetes darahnya ke atas Kitab Ilahi tanpa tulisan!

Ternyata memang benar, setelah beberapa tetes darah itu jatuh pada Kitab Ilahi tanpa tulisan, darah langsung terserap dan Kitab Ilahi tanpa tulisan mulai memancarkan cahaya berkilau!

Halaman pertama Kitab Ilahi tanpa tulisan mulai menunjukkan sesuatu, disertai dengan garis- garis darah merah yang muncul satu per satu, segera halaman pertama Kitab Ilahi tanpa tulisan ternyata adalah sebuah peta!

sudah ada sesuatu

ini berteriak keras

itu dan membaliknya lalu meneteskan darahnya

Kitab Ilahi tanpa tulisan tidak memberikan

tidak merespons, Dave dan yang

caranya, tapi sekarang hanya

yang muncul!

kita pelajari saja dulu peta ini, mungkin ada cara untuk membuka isi Kitab Ilahi

di dalam peta

Yuki segera berkata.

peta di halaman pertama dengan seksama, tapi mereka menemukan bahwa peta itu tidak cocok dengan bagian mana pun di

berkonsentrasi untuk meneliti, tatapan Dave

“Saya sudah tahu…”

semangat dan mengejutkan Yuki serta

tahu, peta ini menunjukkan alam rahasia tempat kita berada,

pada peta

Yuki dan yang lainnya baru saja datang ke alam rahasia

jalan keluar, dia juga tidak akan

apa pun di peta ini, walau memiliki peta ini

Wenny bertanya dengan bingung.

Wenny terlontar, terlihat di langit malam, seberkas cahaya

The Novel will be updated daily. Come back and continue reading tomorrow, everyone!

Comments ()

0/255